FOTO Kirana di China

•April 28, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
Cucuku Milham ,Mikail, Fatima

 

ANDANG C Y ,PENCIPTA LAGU LUK LUK LUMBU YANG TERLUPAKAN

•Agustus 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

 

 

SENIMAN  KONDANG LAGU BANYUWANGI

Lagu ciptanya Luk Luk Lumbu menjadi lagu pavorit di paduan suara  ITB, di Singapore ,Jepang ,Hongkong, Taiwan ,Amerika, tetapi sayang , lagu yang bertebaran di You Tube itu , tidak sedikitpun menyebut namanya,dan selalu ditulis tradisional song from Java. Dialah kakek Andang Chatib Yusuf.

Dibawah ini saya copy paste tulisan Hasan Sentot, pemerhati budaya Banyuwangi.

Terlahir dengan nama Andang Chotif Yusuf, pada tanggal 19 Sepetember 1934 di Banyuwangi. Orang tuanya bernama Subandar, sedangkan nama Yusuf di belakang namanya diambil dari nama orang tua angkat yang membesarkannya, yaitu Safi’I Yusuf. Pendidikan terakhir yang pernah ditempuh adalah Sekolah Guru B, pada tahun 1953 di Bondowoso. Waktu masih sekolah Guru, Andang sudah aktif terlibat dalam kegiatan kesenian, antara lain menyutradarai pementasan Drama berjudul Emas Disangka Loyan.

Sebagai lulusan sekolah guru, Andang Cy pernah mengajar di berbagai tempat, antaralain SR (Sekolah Rakyat-sekaranmg SD) Tulangan, Sidoarjo (1953-1959); sebagai Kepala Sekolah di SDN Pondo Nongko I Kecamatan Kabat Banyuwangi (1960-1965). Sebagai seniman, Andang sudah menyukai seni sastra sejak SMP, sejak itu pula Andang sudang menulis Puisi dalam Bahasa Indonesia. Pada tahunh 1960-an, Andang mulai mengarang syair-syair untuk musik Keroncong. Salah satu karya yang terkenal berjudul “Pantai Banyuwangi” dan “Cinta Membara”. Syair tersebut diarasemen oleh teman seangkatannya, Machfud Hariyanto.
Berkat lagunya UMBUL UMBUL BLAMBANGAN,  yang menggugah semangat masyarakat Banyuwangi , kakek Andang C.Y
mendapat penghargaan PemDa Banyuwangi.
Keterlibatannya dalam dunia kesenian tidak terbatas pada pencitaan syair lagu dan puisi, namun Andang juga aktif dalam kesenian Teater. Naskah Drama yang pernah dia tulis antara lain: Janda Orang Buangan dan “Keributan:” yang disadur dari karya Anton Cekov, penulis naskah asal Rusia. Bahkan naskah ”Keributan” pernah dipentaskan khusus, untuk menyambut kedatangan Pasukan 510 Banyuwangi yang baru pulang dari Maluku. Sementara kiprahnya dalam menulis syair lagu berbahasa Using, dimulai sejak tahun 1970 dengan judul “Perawan Sunthi. Syair lagu yang bercerita tentang jatidiri perempuan desa yang lugu namun penuh vitalitas hidup itu, diarasemen menjadi lagu oleh Machfud Hariyanto.
Andang CY merupapan penyair yang produktid di Banyuwangi, bila dibandingkan dengan penyair seangkatannya. Hingga awal tahun 1990-am, jumalh syair lagu daerah banyuwangi dari tangannya sudah mencapai 200 buah lebih. Bahkan beberapa kali syair lagu karya Andang CY, menjadi lagu wajib dalam Lomba Bintang Radio di RKPD Suara Blambangan, Banyuwangi. Syair lagu  yang menjadi lagiu wajib itu adalah “Kali Elo” (1990) dan “Belangkokan” (1991).  Andang memang dikenal pengarang khusus syair lagi Using, sedangkan dua temannya yang aktif memberi lagu (aransemen) yaitu Machfud Hr dan BS Noerdian.
Kesenian daerah bagi Andang Cy, harus bisa memberi sumbangan terhadap Kebudayaan Nasional dan membangkitkan fanatisme terhadapa seni dan budaya daerah itu sendiri. Konsep berkesenian yang dianut adalah, seni yang dapat menuangkan semua unsure kehidupan. Keberhasilan seniman, bagi Andang, jika sang seniman berhasil menuangkan pengalaman hidupnya dalam karya yang dihasilkan. Tema-tema yang mendasari syair-syiar karya Andang Cr meliputi: heroic (kepahlawan); penggalian tradisi daerah serta keindahan alam dan percintaan. Tujuan menulis syair-syaor cinta, menurut Andang, untuk menggugah generasi muda, bahwa serumit-rumitnya masalah cinta, pasti ada pemecahannya atau jalan keluarnya.

DEDDY LUTHAN KADUNG KESEMSEM GANDRUNG WIS

•Juli 19, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar


GANDRUNG TH 1920

SIAPA DEDDY LUTHAN.

Nama lengkapnya HENDRAWANTO PANJI AKBAR LUTHAN. Menyimak namanya beliau setidaknya orang Jawa Timur ( Karena pakai Panji) . Menyimak pengetahuannya tentang Gandrung dan cintanya pada kesenian Gandrung, mestinya dia orang Blambangan atau setidaknya pernah  dibesarkan di  BANYUWANGI, ketemu oramgnya , dan bicara dengan bahasa Mentaram yang sempurna ( dakik-dakik), mestinya dia orang Yogja . Tapi sayang dugaan itu salah semua. Beliau lahir di Jakarta  , dari bapak dan ibu Padang, jadi orang Minang se asli aslinya.

MENGAPA  KESENSEM GANDRUNG

Menyelesaikan kuliahnya pada jurusan tari Institute Kesenian Jakarta. Sebagai seniman beliau sudah menjelajah dunia, Asean, Hong Kong, Amerika Serikat, Kanada dan tentu Eropa. Dan telah bersama menari dengan seniman kondang Sardono W.Kusumo’ Farida Feisol, Yulianti Paranti, S.Kardjono, I Wayan Diya, Retno Maruti , juga penari terkenal dari seluruh Nusantara. Adapun garapan tarinya telah mencapai puluhan.

Kecintaan pada tari tradisional daerah , membuat dia bergelut dan mengembara ke berbagai daerah Nusantara, Nias, Dayak Kalimantan, Aceh, Minang , Bali, Jawa timur utamanya Banyuwangi. Begitulah pengembaraannya dan akhirnya kesensem Gandrung Banyuwangi. Seorang kritikus tari Aryo Wisanggeni menulis. Kebudayaan Using /Blambangan yang ‘bukan Jawa”,” bukan Madura”, “bukan Bali” memesona pria kelahiran Bali.Pada tahun 1989 bersama para mahasiswanya, Dedy Luthan, keluar masuk kampung di Banyuwangi, memburu pementasan gandrung pada berbagai hajatan perkawinan di pelosok Blambangan. Berangkat sore pulang subuh. Kecintaanya pada Gandrung menular ke mahasiswanya. Dan Gandrungpun ( Kebudayaan Banyuwangipun ) menjadi  topik  skripsi mahasiswanya di Institute Kesenian Jakarta. Gandrung bagi bapak Dedy Luthan adalah mysteri. Dalam tradisi lain , penari ditempatkan sebagai anggota kelompok pertunjukan .Mereka menari mengikuti irama gamelan. Dalam Gandrung Banyuwangi/Blambangan, penari gandrung menduduki posisi sentral” Mereka selalu menjadi pemimpin kelompok, menari mengikuti rasanya sendiri, dan gamelan ditabuh mengikuti irama gandrung.

Gandrung Eng Tay.

Gandrung Eng Tay adalah hasil kelima explorasinya pada kesenian Gandrung , setelah Kadung Dadi Gandrung Wis ( 1990),Gandrung Salatun (1992), Iki buru Gandrung (1994), dan Gandrung Blambangan (1997).

Gandrung Eng Tay adalah Sendratari Eng Tay  dalam versi Gandrung sebuah sendratari  legenda cinta suci dari China , yang inti ceritanya sebagai berikut.

Eng Tay adalah gadis cantik putri kesembilan dari saudagar kaya di SHANG YU, ZHEJIANG , CHINA.Eng Tay ingin sekolah, karena sekolah pada saat itu hanya diperuntukan laki laki, maka keluarga kaya itu mengirimkan putrinya ke sekolah sebagai seorang lelaki. Dalam sekolah itu dia terkesan dengan seorang belajar yang tampan dan cerdas Sam Pek. Demikian juga Sam Pek, merasa berdebar debar kalau bertemu Eng Tay. Sebagai dua orang lelaki maka dia mengikat tali persaudaran kakak adik.Setelah menamatkan sekolahnya , barulah Eng Tay membuka kedoknya, sebagai seorang pelajar putri.Dan sebagai bukti cintanya Eng Tay menyerahkan kalung. Dan mengatakan pada Sam Pek jika  benar cinta padanya, Eng Tay mengharap Sam pek melamar pada keluarganya. Tetapi rupanya ayah Eng Tay telah menetapkan jodoh untuk Eng Tay. Oleh karena itu ketika Sam Pek melamar, ayah Eng Tay menolaknya. Sam Pek  tersungkur meratapi nasibnya ,sedih berkepanjangan , dan akhirnya meninggal dunia. Eng Tay tak terkira sedihnya. Maka untuk menghindari masalah yang berlarut larut , ayah Eng Tay segera menetapkan perkawinan Eng Tay. Dalam adat China , pengantin wanita  mendatangi rumah penganten pria . Ketika rombongan Eng Tay melewati makam  Sam Pek , tiba tiba terjadi hujan yang amat lebat disertai guruh. Lalu Eng Tay berlari menuju makam Sam Pek ,dan menangis mengungkapkan rasa cintanya. Tak Terduga makam Sam Pek terbelah membuka , dan Eng Tay melompat dalam makam itu, dan makam itupun tertutup kembali.Ketika hujan reda , sepasang kupu yang diyakini jelmaan Sam Pek Eng Tay terbang menuju langit biru.

Dengan cerita ini bpk Dedy Luthan , telah membawa kembali jati diri Gandrung sebagai kebudayaan China yang dibawa Laksamana Cheng Ho ke Blambangan. Gandrung adalah transformasi  cerita klasik China pada saat dynasti Ming, berjudul Shi Yu, karangan pujangga agung Wu Cheng.Dalam bahasa Inggris diterjemahan’ Journey to the west’  dalam cerita populer di daratan Asia Timur , dan Tenggara dikenal Sun Go Kong. Yang menceritakan perjalanan pendeta /bhiksu Thon mencari pencerahan sebagai pendeta Budha. (Baca Mysteri Gandrung , Sumono Abdul Hamid, Komonitas Sejarah Banyuwangi , 2011).                        Tetapi bapak Dedy Luthan juga membawa roh jati diri wanita Blambangan, yang penuh cinta kasih, dan cintanya abadi dan suci, seperti dibuktikan oleh Dewi Sekar Dalu, putri B lambangan  yang menjadi istri Maulana Iskak, atau putri Blambangan yang menjalankan Sati ( terjun dalam api Ngaben) pada Prabu Tawangalun, atau Sri Tanjung dengan cinta sucinya pada Pangeran Sidopekso, atau Dewi Surati   pada suaminya R.Banterang .

Sebuah cerita yang mengharu biru penonton. Terpesona , berurai air mata , tersenyum , dan bersorak gembira. Begitu syahdunya  pertunjukan ini, sunyi, memukau, tidak satupun penonton beranjak dari tempat duduknya, walau pertunjukan telah selesi.

 

 

 

KEMANA PERGINYA BUNGA BUNGA ITU

•Mei 13, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dia sudah lama sakit. Dari bisik2 perawat dia tahu bahwa penyakitnya sulit disembuhkan. Jadi, usianya tidak akan lama lagi. Semula dia ragu, tetapi karena apapun permintaannya selalu dipenuhi, maka dia menjadi yakin, bahwa kematian itu sudah dekat.

Rupanya keinginan hidup yg sangat besar,membuat dia tetap bertahan sampai saat ini.

Sampai suatu hari datanglah pasien lain yg kelihatannya jauh lebih parah dari dia. Tidak apalah, paling tidak sekarang ada kawan yang bisa diajak bicara. Dari pembicaraan dia tahu ,sebenarnya penyakit yang diderita pasien disebelah itu tidak separah dia, cuma rasa kesalnya akan sakitnya itulah yang membuat dia berlarut larut sakit

Ketika sedang menikmati udara pagi, tiba2 muncul keinginannya untuk membangkitkan semangat hidup pasien disebelahnya; “Jangan bersedih kawan ,udara pagi dan taman yang indah pasti sangat menghiburmu”

Pasien disebelah itu terkejut dari lamunanya,dan menjawab;“O..ya.Taman yang sangat indah? Ceritakanlah padaku ,aku sudah lama tidak dapat menikmati keindahan bunga2 bersama cucuku”

OOO……ini pasti birokrat !Biasanya orang yang suka perintah 2 seperti ini memang birokrat.

Tetapi ini adalah kesempatan emas untuk berbuat baik, karena berbuat baik itu sama sulitnya menemukan bisnis yang menguntungkan.

Sekarang ini, tiap orang mengklaim pendapatnya paling benar, maka kesempatan berbuat baik jadi sirna .dari negeri ini. Maka sejak hari itu dia mulai menceritakan betapa indahnya taman penuh bunga2 yang terawat rapi dan kolam yang jernih .Ketika dia mendengar tangis anak2 segara dia menceritakan betapa nakalnya anak2 itu memperebutkan mainanya. Tidak disangka pasien disebelahnya tertawa terbahak bahak dan mengatakan anak2 itu bertingkah seperti cucunya.

Rupanya pasien disebelahnya menikmati cerita itu dengan baik. ,kadang2 wajahnya berseri seri, kadang2 matanya basah dengan air mata atau tercenung .Cerita kehidupan sama hebatnya dengan obat . Wajah pasien disebelahnya semakin ceria dan wajah yang pucat dulu kini semakin segar itu berarti dia semakin sehat, sementara dia, sendi sendi tubuhnya makin terasa sakit, dan pedih didadanya tidak tertahankan tetapi pada saat yang sama dia malah mampu membuat cerita2 yang semakin menarik pasien sebelah itu

Tetapi rupanya dugaan dokter betul juga. Pada hari ketiga puluh pasien yang pandai bercerita itu mati dengan tersenyum bahagia.

Pada keesokan harinya pasien disebelah pasien yg pandai bercerita itu minta pindah kedekat jendela. Dan ketika pasien itu pindah kedekat jendela, dia pun tersentak, karena dibalik jendela itu………ternyata hanya genteng2 rumah penduduk. Tidak terlihat satu pucuk bunga apapun nampak disana.. Rupanya pasien yang mati itu ingin mempersembahkan bunga kehidupan dalam kepergiannya kealam baka..dan cerita taman yg indah ,kolam , anak2 yg bermain ditaman hanya sebuah imaginasi.

Dari jauh ,sayup sayup terdengar suara azan asyar ……….dia teringat hari ini mulai Tahun Baru Hijriah. Pada hari ini, seorang rasul pergi meninggalkan tanah kelahirannya dengan penuh duka dan derita karena ingin memberikan pencerahan apa arti hidup kepada setiap manusia.

GUSTI ALLOH ORA SARE

•April 28, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Yu Tinah kami kenal karena kami sering ketemu ditaman . Dia telah sembilan tahun meninggalkan kampong halaman dan keluarganya untuk memperbaiki nasibnya di negeri ini(Singapore).

Dia akan segera menghampiri keluarga kami kalau kami berada ditaman kemudian  akan bicara dengan gaya jawa Tegal yang medok dengan isteri saya atau bicara Singlis(Singapore English) dengan cucu-cucu saya.Kalau dia  bercerita tentang hal hal  yang lucu-lucu dia malah lebih dulu tertawa ketika ceritanya disampaikan Tertawanya itulah yang membuat kami tertawa, sedang ceritanya tdk pernah kami mengerti. Kadang kadang kami larut dengan perasaannya setiap kali dia menceritakan anak2 dan keluarganya dikampung. Betapa sulitnya hidup dikampungnya. Untuk minum saja dia harus antri mendapatkan air bersih. Melihat anak anaknya yang rajin sholat subuh dan kemudian belajar dipagi hari , kemudian penuh semangat bersekolah dengan bertelanjang kaki, perasaan keibuannya tidak dapat membiarkan buah hatinya, berjoang sendirian menghadapi kehidupan. Suaminya sudah mencoba berkali kali untuk  mencari pekerjaan ,tetapi betapa sulitnya mencari pekerjaan dinegeri yang kaya ini. Akhirnya dia memutuskan , dialah yang harus mencari pekerjaan dinegeri Singapore.

Tidak setiap tahun dia pulang kampong karena dana yang dia kumpulkan sangat diperlukan untuk biaya keluarga dan sekolah anak2nya.Sembilan tahun berjoang dinegeri orang demi cita cita yang besar. Tiap sen dia kumpulkan dengan penuh kehati hatian. Tiap Senin dan Kamis dia puasa

Ketika tahun lalu kita bertemu, hampir setiap saat dia menceritakan tentang anak tertuanya yang sudah hampir menyelesaikan sarjananya. Dan setiap  selesai bercerita dia tidak pernah lupa mengucap puji syukur yang dalam kepada Allah. Sambil mengulangi kata-kata bijak dari orang-orang tua dikampungnya ….”Gusti Alloh ora sare”.Kamipun tanpa ada komando serentak mengucap Amiiiiiiiiiiiin. Ada harapan besar  yang tidak pernah dia ceritakan kepada kami, dan kamipun tidak pernah mengusiknya.

Dan  hari ini,hari Minggu, setelah delapan bulan kami tidak ke Singapore ketika kami sekeluarga ke taman yu Tinah  tidak datang menghampiri kami dan terasa ada yang kurang dalam suasana  di taman. Maka kamipun mencarinya.Ternyata yu Tinah sudah tiga bulan yang lalu  pulang ke tanah air dan tidak akan kembali lagi ke Singapore. Ya yu Tinah tidak akan kembali ke Singapore dia akan ke Amerika. Bukan untuk menjadi TKW ( Tenaga Kerja Wanita) di Amerika  tetapi untuk menyertai putranya yang mendapat bea siswa mengambil S2.

Duh   Gusti Alloh  ora Sare( Duhai Alloh Yang Rachman Paduka tidak akan pernah melupakan hambamu yang mohon pertolongan)

Yu Tinah sudah tidak bersama teman2nya ditaman lagi ,juga tidak bersama saya lagi, tetapi auranya tetap menyertai kami dan  kawan2nya. Memotivasi teman-temannya tanpa theori motivasi. Membangkitkan semangat kami tanpa kami sempat berterima kasih kepadanya. Kami percaya pada  tahun tahun  yang akan datang akan banyak Yu Tinah  yu tinah lainnya karena semangatnya telah merasuk ke jiwa jiwa temannya. Selamat jalan Yu Tinah dan ingat GUSTI ALLOH ORA SARE

(Orang-orang seperti yu Tinah itulah yang di Singapore dikenal dengan study mama. Dan sejak beberapa tahun yang lalu meramaikan dunia pendidikan di Singapore.Kalau yu Tinah melakukan dengan diam-diam dan doa, tidak demikian dengan rekan-rekannya dari daratan China(Main Land),mereka datang  dalam kelompok kemudian menyewa apartemen bersama-sama. Mereka bekerja  apa saja ,dan biasanya setelah satu tahun  mendatangkan putra atau putri untuk bersekolah di Singapore. Trend itu saat ini juga mulai diikuti oleh ibu dari Korea dan Jepang. Mereka melakukan terobosan untuk mendapatkan pendidikan yang baik  bagi putra-putrinya.Karena Singapore merupakan  tempat pendidikan   berbahasa Inggris yang murah.

Barangkali Semangat untuk mendidik putra putrinya setinggi mungkin itulah salah satu pilar yang menyebabkan negara2 itu sangat maju. Bukankah Rasullah telah menuturkan,betapa pentingnya peranan ibu bagi generasi yang akan datang.)

DIA YANG TERSUNGKUR DI MUSHOLLA TUA

•April 28, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebagai seorang pebisnis yang berhasil,sebetulnya bhaktinya kepada ibunya,telah menjadi sanjungan orang. Uang bulanan selalu dia penuhi dengan baik malah tidak pernah kekurangan, tiap ada berita sekecil apapun dia akan segera datangi ibunya,dan setiap keinginan ibunya,tidak pernah dia tidak penuhi.

Begitupun ketika ibunya minta naik haji, diapun memenuhi dengan sukacita. Cuma ketika ibunya meminta agar dia mendampingi hajinya, rupanya kesibukan bisnisnya tidak memungkinkan. Ibunya cukup memahami dan hanya menyesali karena sebenarnya dia akan menceritakan betapa maha besarnya Tuhan.

Ketika ibunya meninggal, dia baru menyadari bahwa ibunya belum pernah membuka rahasia kebesaran Tuhan itu. Maka dia yakin kalaulah dia pergi naik haji ,barangkali kebesaran Tuhan itupun akan dia temukan di kota suci itu.

Seperti para penziarah kota suci lainnya, diapun menangis terisak isak ketika pertama kali melihat KAABAH,mencium Hajar Aswad,Menapaki Bukit SAFA DAN MARWA,SHOLAT SUBUH DI RHAUDAH,DAN TAFAKUR DI ARAFAH.

Semua ritual haji telah dia jalani dengan baik ,dan dari pembicaraan temannya dia tahu betapa maha besar TuhanNya? Tetapi dalam hatinya dia tetap bertanya ; Apakah ini yg akan diceritakan ibunya tentang  kebesaran Tuhannya ? Dia ragu.

Ketika dia melihat jutaan manusia berkumpul ditanah suci ,dan berada dibangunan Masjidil Haram  yang sangat megah,menyerukan kebesaraNnya di Hari Raya Idhul Adha, diapun bertanya  “ Apakah ini kebesaran TuhanNya yg akan diceritakan ibunya? Diapun ragu.Dia faham dan mengerti bahwa pendapat para penziarah itu amat benar .Tetapi dia tidak yakin bahwa itu yang akan diceritakan ibunya?.

Ketika dia pulang, diapun sibuk mencari sesuatu dikamar ibunya barangkali ada sesuatu  yang ditinggalkan untuknya. Tetapi sayang dia tidak mendapatkan apa-apa. Hari demi hari,bulan demi bulan gairah mencari jawaban itupun mulai hilang sedikit demi sedikit. Hanya sebagai muslim yang baik dia datang ke pengajian dari tingkat ulama kampung sampai ulama-ulama yang muncul di televisi atau kalau tidak sempat dia baca koleksi buku agamanya dari yang bahasa Indonesia ,Arab maupun Inggris, untuk memperdalam pengetahuannya. Hanya kadang-kadang terlintas dalam pikirannya bahwa kebesaran Tuhan yang akan diceritakan ibunya,masih belum ditemukan.

Hingga suatu saat ketika anaknya akan kuliah di Jogya dia teringat bahwa keberangkatannya dulu ke Jogya untuk kuliah diantar ke setasiun kereta api seperti mengantar orang haji. Memang begitulah tradisi dikampungnya.Setiap keberangkatan anak ke pesantren atau sekolah yang jauh selalu diantar rame2 seperti mengantar rombongan haji, dan tidak sedikit pakai isak tangis segala.

Teringat peristiwa  itu dia  tertawa tetapi kemudian perlahan lahan tawanya surut, dan air matanya keluar tak terasa.Alangkah sederhananya kebahagian pada saat itu? Maka bulatlah keputusannya untuk mengantarkan anaknya ke Yogya bersama seluruh keluarga demi menikmati kebahagian yang sederhana itu.

Dalam perjalanan ke Yogya ,ketika hasrat buang air kecil tidak dapat ditahan,maka dia putuskan berhenti di persawahan  yang ditengahnya ada gubuh reot dan ditepinya mengalir sungai kecil. Belum sampai hasratnya terlaksana seorang laki-laki tua dengan pakaian yang tidak jelas lagi warnanya tetapi sangat bersih keluar dari gubuh reot, yang ternyata musholla. Dia  menyampaikan salam dan bertanya, “ Bade sembahyang den, monggo! “. “Ya..ya pak”, Jawabnya spontan meskipun sebenarnya tidak terbersit sedikitpun dalam hatinya untuk sembahyang, dan sekarang dia sudah menyatakan ya untuk sembahyang maka dengan berat hati dia mengambil air wudhu di air sawah itu dan kemudian naik ke musholla tua.

Alangkah sejuknya musholla tua ini,angin sepoi-sepoi menerobos diantara dinding bambu yang sudah tidak nampak lagi warna putihnya, hatinya menjadi tentram, dan ketika ia melihat keluar, alam seakan memeluknya dengan mesra dan membiarkan angan-angannya melayang jauh ke angkasa ,menyertai ingatannya pada ayahnya yang selalu sembahyang di musholla kecil di sawahnya, dengan doa doa yang khusyuk untuk kebahagian anak anaknya..

Ketika dia bertakbir,ALLAHU AKBAR;Duhai Paduka yang Maha Besar,perasaannya tersentak, tiba-tiba sekujur tubuhnya mulai gemetar, secara perlahan bibirnya mulai gemetar dan bacaan ayat-ayat sucinya mulai terbata bata  dan perasaan kekagumannya pada Tuhan yang Maha Besar memeluk nuraninya”.  Oh Allahku, Paduka terima sembahyang ummatmu yang sangat sederhana di musholla tua, padahal untuk paduka telah didirikan mesjid yang megah yang dikunjungi ummatmu dari seluruh dunia,dikunjungi orang-orang  yang pintar, dikunjungi orang-orang yang kaaaaaaaaaayaaaaaaaa.Paduka tidak pernah membedakan ummatmu

Tangisnya tidak tertahan ,matanya sembab oleh air mata, napasnya sudah tersengal sengal . Bacaan rukuknya terbata bata ,terus sujud, dan bacaan sujudnyapun terbata bata, dan ketika dia bangun dari sujud dan mengucapkan Rabbigfirli, (Ya.rabb ampun ampuni) warhamnni,(sayangi hambamu).wajburni(tutupi kekuranganku), warfakniiiii(angkatlah derajatku) tangisnya tidak terbendung lagi ………Ya TuhanKu Paduka terima juga doa ayahku yang sederhana itu pada tempat yang sangat sederhana seperti ini.

Dia sadar sebagai anak yang terangkat derajatnya oleh doa doa ayahnya

Maka  disepanjang sembahyang itu dia mulai mengerti kebesaran Tuhannya , alangkah Maha Besarnya Paduka  duhai Yang maha Rachman dan Rachim, karena Paduka menerima doa orang orang yang sederhana ditempat yang sederhana juga

Alangkah indahnya perjumpaan in.i

Ketika dia mengucap salam istri dan anaknya duduk tafakur mendampinginya.

Dan si kecilpun nyeletuk; ” Pa kenapa pa ?,kita sudah lama disini”. Maka dia peluk istri dan anaknya sambil berkata  ”Anakku, ditempat sesederhana inilah kakekmu sering berdoa, ternyata Allah mendengar dan mengabulkan ………..betapa maha besarnya  Allahku . Karena dalam kebesaran dan kemegahannya Allahmu tetap menyambut doa orang yang sederhana……… seperti kakekmu”.

DIAN MENANGISLAH KARENA INDONESIAPUN MENANGIS

•April 28, 2011 • 1 Komentar

Sudah berhari hari Singapore diguyur hujan,dan ketika hari ini udara sangat cerah ,alangkah segarnya.Kicauan burung dari Green Oval Garden merangsang untuk menikmati pagi yang cerah bersama cucu cucu.Maka akupun berangkat ke taman Green Oval .

Ketika sedang berlari lari kecil ,seorang gadis remaja memperhatikan kehadiran  kami, tersenyum kemudian menyapa; Eyangnya Mikail  ya pak ? Salam ya untuk mamanya Mikail.

Kemudian dia meninggalkan kami karena keponakannya  sudah jauh berlari lari.Tetapi sebagai orang yang sudah S2 (Sudah Sepuh alias sudah tua ),perasaanku mengatakan ada sesuatu yang diperhatikan dari penampilanku dan ada sesuatu yang ingin disampaikan.Aku mengira ngira sejenak tetapi tingkah cucuku dengan cepat menghilangkan perasaan itu.Ketika keringat sudah membasahi badan kami dan nafasku sudah tersengal sengal ,pulanglah kami menyudahi hari yang indah ini .

Sampai di apartement, anakku menyapaku : “Oooo pakai kaos ini ya pa?”.Aku heran mendapat sapaan itu,karena rasanya tidak ada yang salah dengan kaos yang kupakai ini: Memang kenapa?

Anakku kemudian menjelaskan ; Tulisan di kaos papa itu meningatkan dia , pada peristiwa gempa di Yogya dan perjalanan hidupnya. Menyedihkan pa…………

Anakku berhenti bicara dan kulihat matanya berkaca kaca

Tulisan dikaos yang kupakai itu bunyinya :

TRAVEL WARNING.

INDONESIA

DANGEROUSLY BEAUTIFUL

Kaos ini kuterima dari Iwan esjepe, seorang muda yang yg penuh passion dan energi melakukan kegiatan sosial , mulai dari keperhatinan dia pada bencana alam di Indonesia sampai melawan travel warning dari negara2 maju. Dia mencetak puluhan  ribu sticker dan  ribuan kaos yang dibagikan pada teman2nya untuk diedarkan dan ditempel di kopor2 perjalanan.Dan menyebarkan luaskan kegiatannya melalui blognya INDONESIA BERTINDAK Dan aku kebagian sticker untuk aku berikan pada orang2 yang berangkat keluar negeri dan kaos untuk aku  pakai di Singapore.

Tak kusangka kata2 di kaos ini dapat membuat seorang remaja putri menangis mengenang Indonesia kita.

Gadis remaja itu  bernama Dian,  salah satu putri , dari bapak Indonesian dan ibu Singaporean.Ayahnya seorang konsultan di Singapore

Ketika ibunya mengandung Dian ,ayahnya menginginkan anaknya lahir dan menikmati masa kecil di Indonesia.Keluarga ini kemudian memutuskan untuk menetap di Yogyakarta.Indonesia.

Ayahnya meneruskan pekerjaan sebagai  konsultan dan juga menjadi dosen .

Semua berjalan lancar , cukup dan penuh bahagia . Ketika Dian menginjak klas 2 SMA, ayah Dian meninggal dunia.

Keluarga ini meneruskan perjalanan hidupnya sambil terus berjuang hidup semampunya,serta berusaha mewujudkan  angan angan ayahnya menjadi keluarga yang bahagia dan menjadikan anaknya menjadi anak yang dapat dibanggakan.

Kehidupan memang bertambah berat namun kehadiran neneknya  yang berwajah sejuk dan menentramkan, membuat keluarga ini mampu mengatasi tantangan kehidupan.

Alangkah bahagianya Dian ketika  harapan ayahnya dapat dicapai .Dia diterima di almamater ayahnya,di Universitas Gajah Mada yang tercatat sebagai Universitas yang baik di dunia .

Ketika cahaya kehidupan keluarga Dian mulai merekah…tidak seorangpun yang menyangka  Yogyakarta dan sekitarnya terserang gempa dahsyat.

Bencana ini mulai mengharu birukan ,kehidupan Dian. Nenek  sang penghibur hati dan yang dicintai meniggal dunia, rumah warisan ayahnya hancur berantakan.Memulai kehidupan dari titik yang tak di sangka2 alangkah sulitnya,

Akhirnya keluarga ini memutuskan pindah ke Singapore bergabung dengan keluarga ibunya.Dian masih ingat bagaimana hebatnya media Singapore menyambut kedatangannya pengungsi dari Yogya termasuk dirinya.

Selama di Singapore,Dian meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya,untuk mengisi waktu luangnya,dengan harapan nanti bisa kembali ke Yogya dan melanjutkan kuliahnya di Universitas Gajah Mada. Waktu terus berlalu dan harapan itu semakin hari semakin sirna.

Hidup sebagai warga Negara Indonesia di Singapore,sungguh sangat mahal,namun motivasi untuk melanjutkan kuliah tak pernah surut. Prestasi di SMA yang sangat bagus  dan kemampuan bahasa Inggrisnya  ,mengantar Dian diterima sekolah yang sangat bergengsi di Singapore.

Kini pilihan hidup menjepitnya, pulang kembali ke Indonesia tak terbayangkan beratnya.Hidup di Indonesia harus dimulai dari titik nol,ayah dan nenek sudah meninggal ,rumah sudah hancur berantakan ,sedang hidup dan tinggal di  Singapore sebagai orang Indonesia, dan kuliah di Universitas yg berstandard International sungguh tak tertanggungkan biayanya .Ibu sudah semakin tua ,adik perlu biaya untuk bersekolah.

Hanya dengan menjadi warga negara Singapore maka kesulitan hidup dapat teratasi, karena pemerintah Singapore menyediakan berbagai macam subsidi bagi warga negaranya dan sekolah dengan biaya murah.Lagi pula Universitas menjanjikan bea siswa bagi mahasiswa yang berprestasi.

Kini Dian harus menetapkan pilhannya,pilihan yang tak tertnggungkan beratnya…

Dari telepon selularnya diseberang sana terdengar suara Dian lirih dalam isak tangis;Akhirnya aku  meninggalkan warga negara Indonesia  mbak dan menjadi warga Negara Singapore………….. Duh Gusti(ALLah) nyuwun gunging pangaksami..

Dian menangislah, karena kami dan Indonesia mu pun menangis…..

I AM PROFESIONAL

•April 28, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Perjalanan selalu memberikan nuansa kehidupan yang baru dan hikmah yang luar biasa.Termasuk dalam perjalanan ini.

”Hikmah adalah makna hakiki yang terkandung dalam sebuah peristiwa “kata P.Palgunadi dalam bukunya “Daun Daun Berserakan’”.

Ketika aku baru beberapa menit duduk di pesawat aku melihat seseorang lebih tua yang  datang  keberatan membawa barang bawaannya. Ternyata dia menghampiri barisanku, dan ketika kulihat dia keberatan menaikkan bawaannya ke bagasi pesawat, aku membantunya menaikkan. Peristiwa kecil ini ternyata membuat dia senang dan menjadi akrab denganku.

Entah apa yang terjadi dengan mukaku,kalau aku pergi keluar negeri ke daerah yg banyak wajah MONGOLID selalu saja aku disangka sebagai BANGSANYA. Diapun menanyakan apakah aku ,Tionghua (Sebutan Tionghua untuk Chinese hanya ada di Indonesia .Sebutan itu dari nama organisasi bangsa China di Indonesia Chung Hua Hwee Kwan…..yg berdiri sejak pada zaman perjuangan kemerdekaan China. Utamanya dulu berjoang untuk menyebar luaskan ide  dan pemikiran DR.SUN YAT SEN).

Aku katakan aku Indonesia, diapun tersenyum .kelihatan ada sesuatu yang sangat dikenangnya. “Indonesia yang indah” katanya.

Dari pembicaraan yang tak tentu arah itu, akhirnya aku tahu,bahwa keluarganya dipulangkan ke China oleh pemerintah Indonesia dalam rangka pelaksanaan P.P 10 di zaman Bung Karno.

Mereka tidak betah tinggal di China kemudian berimigrasi ke Amerika Serikat dan menjadi warga negara Amerika Serikat. Tetapi keluarga ini sulit melupakan Indonesia karena kakek dan neneknya dikubur di Indonesia.Maka setiap ada kesempatan libur selalu digunakan ke Indonesia,berkunjung ke makam kakek dan neneknya atau  bertemu dengan kawan lamanya dan sambil memborong masakan-masakan  dan oleh2-oleh dari Indonesia .

Dia perlukan membawa oleh-oleh  banyak sekali. Selain yang dibawa ke tempat penumpang , dia juga membawa yang dibagasi pesawat.

Masakan Indonesia enak dan murah,dan semua tetangga dan keluarganya menyenangi,katanya.Dan salah satunya .adalah dendeng babi yg paling enak didunia.

Ketika aku terbengong bengong  mendengar dendeng  babi  yang paling enak didunia itu ,ada di Indonesia, diapun memberitahu  bahwa dia telah berkeliling dunia dan telah menyantap makanan ini.mulai China town di kota besar Amerika, Eropa,di Main Land( China),Taiwan ,Hong Kong apalagi Singapore.

Tidak ada dendeng babi seenak dendeng babi dari Indonesia. OOO my GOD.

Ketika mendengar penjelasannya aku bingung apa yang harus aku tanyakan. Kalau aku tanyakan bagaimana enaknya dendeng daging babi indonesia, aku sulit mencernakan karena selama hidupku aku belum pernah menyantap daging babi.

Maka sambil terkekeh mendengar cerita daging babi itu, aku spontan menanyakan bagaimana dia bisa multi kebangsaan itu dan berkeliling dunia.

Jawabannya sungguh mengejutkan; I am teacher . What……Sekali lagi aku  terbengong bengong  mendengar jawabannya dan diapun segera menambahi ; I am teacher , I am Professional.

Diapun menceritakan ,dengan keahlian mengajar itulah dia telah mengajar di Amerika , Inggris, Taiwan ,China, Hong Kong dan sekarang di Singapore.

Kupikir barangkali inilah yang dimaksud oleh Pak.Palgunadi dalam ceramahnya di acara Profesional Development Programe sekolah Bina Insani Bogor dan dalam bukunya Daun-daun  Berserakan, berpikir sederhana tetapi mendalam ,dan membangun kepribadian mulia dengan M.A.G.I.C       (MANNER,ADVOCATE,GROW,INVOLVE,COMMENTARY) sehingga  menjadi magnit dimanapun berada.

Sungguh perjalanan Jakarta Singapore kali ini, luar biasa , tidak satu detikpun terlewat dengan percuma.Meskipun umurku hampir sama dengan dia, aku seperti seorang murid yang mendengarkan pelajaran dari pak guru.

Dengan  Professional (Guru)  ,seorang Chinese ,lahir dan dibesarkan di Indonesia,menjadi warga Negara Amerika Serikat, menjadi Permanent Resident Singapore, berkeliling dunia, dan tidak dapat melupakan Indonesia.

Sampai di Changi Airport kamipun berpisah .

Ooooo Tuhan ternyata aku belum berkenalan  dengan dia.

(Dalam perjalanan ke apartement anakku,kulihat taman yg indah,tetapi juga daun2 yang berserakan.Daun2 itu tak pernah dibicarakan,tetapi rela menjadi pupuk bagi  tumbuhnya pohon2 muda yg asri dikemudian hari. Terima kasih Pak.Palgunadi untuk pencerahannya )

Presiden OBAMA ;

•April 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar
Presiden Obama Surprise Lihat Jakarta PDF Print
Wednesday, 10 November 2010
ImagePresiden  Barack Obama berbincang-bincang dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai memberikan keterangan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta,

JAKARTA(SINDO) – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akhirnya berkunjung ke Indonesia.Sekian lama tidak melihat langsung perkembangan Indonesia, Obama terkejut dengan perubahan di Jakarta.

Saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Ruang Credential, Istana Merdeka, Jakarta, tadi malam, Obama mengaku kunjungannya ke Jakarta saat ini mengingatkan kenangan masa kecilnya. Presiden yang pernah bersekolah di SD Menteng 01, Jakarta, ini menuturkan, selama perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusumah menuju Istana Merdeka, dia melihat banyak perubahan di Jakarta. ”Kita mengunjungi tempat yang pernah dilewati di masa kanakkanak. Ketika saat (datang lagi) sebagai presiden, ini membuat disorientasi karena landscape-nya berubah sekali.

Tahun 1967 saat itu orang-orang naik becak,kereta yang dikayuh dengan tiga roda.Dan kalau saya naikbecak,merekanaikbemo,” ujarnya sambil tertawa. Sekarang, lanjut Obama, semua kendaraan yang pernah dilihatnya di masih kecil itu tidak terlihat lagi. ”Sekarang sebagai presiden saya tidak melihat lagi karena semua jalan ditutup.Tapi,saya merasa dekat dengan rakyat (Indonesia) di sini. Adik saya itu setengah Indonesia, dan ibu saya bekerja untuk waktu yang lama di Jakarta,”katanya. Obama juga mengungkapkan keterkejutannya lantaran di Jakarta banyak gedung tinggi. Dia lantas menyinggung keberadaan pusat perbelanjaan Sarinah.

”Dulu satu-satunya gedung bertingkat di jalan adalah Sarinah, tapi sekarang menjadi gedung yang terpendek di jalan itu,” ujarnya. Kedatangan Obama ke Jakarta ini spesial lantaran Presiden Afro-Amerika pertama di AS itu pernah menghabiskan masa kecilnya di Menteng, Jakarta. Kedatangan Obama bertambah istimewa lantaran dalam jamuan santap malam kenegaraan tadi malam turut hadir mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, yang mendampingi suaminya, Ketua MPR Taufik Kiemas.Megawati yang mengenakan kebaya putih berbalut selendang ungu duduk di samping Ibu Negara AS, Michelle Obama.Obama sempat menghampiri dan menjabat tangan Ketua Umum DPP PDIP itu.

Obama kemarin tiba di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, sekitar pukul 16.20 WIB.Kedatangan Obama di landasan komersial Bandara Halim disertai hujan rintik-rintik. Menggunakan pesawat Air Force One,Obama dan Michelle Obama disambut oleh Menlu Marty Natalegawa, Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal,dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Rombongan tiba di Istana Merdeka pukul 16.55 WIB dan disambut langsung Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono. Tidak seperti biasanya, mobil yang membawa rombongan Obama langsung masuk ke dalam teras Istana yang telah diberi karpet merah. Hal ini dilakukan protokoler Istana agar Obama dan Michelle tidak terguyur hujan. Mobil yang digunakan Obama dibawa langsung dari negaranya dan merupakan mobil kepresidenan.

Mobil Limousine berwarna biru itu menggunakan plat nomor 800002 Washington DC. Upacara kenegaraan yang semula akan dilangsungkan di halaman depan Istana Merdeka akhirnya digelar di teras Istana. Acara yang berlangsung 12 menit itu diiringi lagu kebangsaan kedua negara dengan 19 dentuman meriam. Kedua kepala negara lantas menggelar pertemuan bilateral. Berbagai agenda dibahas dalam pertemuan itu antara lain peningkatan investasi dan perdagangan, pengelolaan hutan, serta peningkatan kemitraan komprehensif untuk memberantas aksi terorisme dan bajak laut di perbatasan. Dalam jumpa pers kemarin, Obama juga menyampaikan simpatinya kepada Indonesia atas berbagai bencana yang terjadi. Amerika siap memberikan bantuan yang maksimal bagi Pemerintah Indonesia.

Tingkatkan Investasi

Di bidang ekonomi, selain meningkatkan volume perdagangan, AS juga berkomitmen menjadi negara yang terbanyak menanamkan modal di Indonesia. Hingga kini investasi AS di Indonesia masih berada di bawah China dan Jepang.Dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia Tenggara,AS mau tidak mau harus melongok Indonesia sebagai pasar yang sangat potensial. ”Saat ini AS berada di nomor urutan ketiga dalam investasi di Indonesia.

Kita tidak suka nomor 3, kita akan menjadi nomor 1,”ungkapnya. Presiden SBY memaparkan, perdagangan dan investasi Indonesia- AS saat ini terus meningkat. Pada 2008, volume perdagangan kedua negara mencapai USD21 miliar. Masih di bidang ekonomi, Obama berharap G-20 dan APEC bisa menjadi forum untuk membangun perekonomian dunia yang lebih seimbang. Secara khusus Obama mengkritik perang kurs yang terjadi belakangan ini. Obama berharap ada langkah maju untuk menyelesaikan perang kurs dalam pertemuan G-20 di Seoul, Korea Selatan,11-12 November.

Belajar Membatik

Di saat Presiden Obama melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden SBY, Michelle Obama melakukan kegiatan bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono di Wisma Negara. Selama hampir satu jam, Ani Yudhoyono memperkenalkan hasil kerajinan Indonesia, termasuk batik.Pada kesempatan itu, Michelle Obama bahkan sempat belajar membatik. Kunjungan Obama di hari pertamanya di Jakarta ditutup dengan jamuan makan malam kenegaraan di Istana Negara. Saat gala dinner, Presiden SBY mengundang seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan pimpinan media cetak dan elektronik.

Di akhir jamuan, Presiden SBY memberikan penghargaan kepada ibunda Obama. Menu makan malam yang disajikan khusus untuk Obama yaitu bakso dan nasi goreng. Usai makan malam, Presiden Obama memberikan pujian. ”Semuanya enak,”ujar Obama disambut tawa Presiden SBY dan tamu undangan. (rarasati syarief/maesaroh)

ANAK ANAK DAN CUCUKU

•Maret 9, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Anak-anak dan cucu-cucuku

SALMAN KHAN YANG DIKAGUMI BILL GATE

•Desember 25, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar
My Name is Khan..!Salman Khan (Sal Khan) bisa memasukkan nama Bill Gates sebagai salah satu
penggemarnya. Serius, ini Bill Gates orang terkaya di dunia.

Khan bukan jawara Lembah Silikon, seperti Mark Zuckerberg yang menemukan
Facebook atau Andy Rubin yang membuat Google bangkit dengan Android. Khan cuma
seorang guru.

Khan menghabiskan waktunya di sebuah bekas toilet mini yang ia sulap menjadi
studio rekaman sekaligus perpustakaan. Ruangan berukuran 1,5 x 2 meter itu
adalah think thank yang dia sebut: bgC3. Di ruang sesak inilah Khan menghabiskan
waktunya bersama dua komputer, headphone di telinga, kaus tidur dan piyama,
menunggu siang sambil membaca buku atau membuat video.

Orang ini luar biasa, kata Gates dalam surelnya. Dia mengerjakan banyak hal
dengan sumber daya yang amat terbatas.

Mengapa Khan begitu dikagumi Bill Gates? Gates dan anak laki-lakinya yang
berumur 11 tahun, Rory, terpana oleh video-video pendidikan bikinan Khan, dari
video aljabar sampai biologi. Yang membuat kagum Gates adalah sosok Khan yang
meninggalkan dunia gemerlap sebagai manajer investasi beralih menjadi guru yang
mendidik jutaan orang lewat video Internet.

Di kontrakannya yang sempit di Lembah Silikon itulah guru digital ini membikin
tutorial video. Hebatnya, semua itu dikerjakannya sendiri, mulai dari menyusun
materi, memvideokan, hingga menjadi guru sekaligus. Khan sebenarnya adalah
lulusan MBA (master business of administration) Universitas Harvard. Dulu dia
manajer keuangan. Tapi hidupnya kini dia serahkan ke dunia pendidikan, yang dia
sebut Khan Academy (http://khanacademy.org/). Di Khan Academy itu, dia adalah
satu-satunya guru. Dia bisa mengajar apa saja, dari kalkulus, trigonometri,
kimia, fisika, biologi, sampai tentang perang Napoleon, dan pelajaran ekonomi
dari pabrik cupcake.

Sejauh ini, dari bekas toilet itu, dia telah menciptakan 1.630 tutorial dan
ditonton oleh 70 ribu orang per hari. Angka itu nyaris dua kali lipat jumlah
mahasiswa Harvard plus Universitas Sanford. “Jumlah pengunjung tertinggi
mencapai 200 ribu orang,� kata Khan. Sebuah kesungguhan dan ketulusan yang
membuat banyak orang iri, termasuk Bill Gates.

Keindahan dari pengajaran Khan adalah konsistensi dia, ujar Gates.

Seperti entrepreneur hebat lainnya, Khan terjun di dunia pendidikan tanpa
sengaja. Dia lahir dan besar di New Orleans. Khan putra imigran berdarah
Bangladesh dan India. Di bangku kuliah, Khan adalah bintang. Dia punya tiga
gelar dari universitas ternama di Amerika Serikat: MBA dari Harvard, bachelor of
science bidang matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT),
serta bachelor dan master dari MIT untuk bidang kelistrikan. Dia sempat menjadi
presiden kelas di MIT.

Khan jatuh cinta kepada kegiatan mengajar setelah ia menjadi guru sukarelawan
untuk anak-anak Brookline. Ini adalah anak-anak yang mengalami sindrom attention
deficit disorder, yang kesulitan memusatkan fokus perhatian. Dia juga tersentuh
ketika keponakannya, yang kelas VII, bertanya soal konversi berat dalam
kilogram. Khan pun mulai membuat tutorial dengan menggunakan teknologi yang
sederhana. Ia hanya menggunakan software Yahoo Doodle dan Microsoft Paint
berteknologi rendah untuk membuat sketsa, dengan latar belakang hitam dan
garis-garis berwarna cerah dan persamaan ketika ia bekerja melalui
penjelasannya. Video pertama yang ia buat adalah pelajaran mengonversi gram
untuk kilogram yang awalnya hanya ditujukan bagi sepupunya itu. Sejak itulah
kecanduan mengajar di sekolah online dimulai.

Khan mulai membuat tutorial dengan menulis program JavaScript sendiri. Dia
bekerja di sela-sela waktu istirahatnya sebagai manajer investasi, di antara
waktu main bola. Lalu dia rekam dalam bentuk video dan diunggah ke YouTube.

Khan akhirnya benar-benar hidup untuk akademinya setelah mendapat pesangon US$
1 juta (Rp 9 miliar). Uang itu dia sebut Khan Capital, yang digunakan untuk
membiayai hidupnya dengan investasi. Khan berkukuh tak mau mengkomersialkan
situsnya. “Saya sudah punya dua mobil Honda, istri yang cantik dan anak yang
hebat, serta rumah, katanya.

Tak ada sekat suku bangsa, ruang, apalagi teritorial. Baik yang ada di ujung
Samudra Atlantik hingga pedalaman Hutan Amazon, semua diajari Salman Khan lewat
sekolah dunia maya miliknya secara cuma-cuma.

Bagi sebagian orang, matematika memang sudah seperti momok yang sulit
dimengerti, apalagi dikuasai. Perasaan yang sama dialami pula oleh seorang bocah
Korea berusia 11 tahun.

Tapi, siapa sangka pelajaran yang selalu membuatnya stres tersebut berbalik
menjadi pelajaran favoritnya setelah ia membuka situs buatan SalmAn Khan,
www.khanacademy.org.

Tidak hanya anak dari Korea, sepasang orang tua di California, AS, tampak tak
kuasa meluapkan rasa senang atas kemajuan yang dilakukan anak mereka dalam
pelajaran aljabar.

“Saya tidak tahu siapa Anda. Tapi dalam pikiran saya, Anda adalah penyelamat.
Anak-anak saya benar-benar bersemangat dengan matematikanya. Terima kasih
ucapnya di situs yang dikelola seorang pria yang baru menginjak usia 33 tahun.

Khan tak pernah miskin dengan kebaikan. Sebab, pengusaha-pengusaha Lembah
Silikon pun membanjiri dia dengan donasi. Indonesia butuh orang-orang baik budi
dan tidak sombong seperti dia.

*sumber: tempointeraktif.comhttp://asrul.blogdetik.com/ tag/salman-khan/

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.