Beranda > RENUNGAN > ADAKAH PERISTIWA PENTING PADA I JANUARI , BAGI UMMAT ISLAM?

ADAKAH PERISTIWA PENTING PADA I JANUARI , BAGI UMMAT ISLAM?

ISTANA AL HAMBRA ….BANGUNAN MONUMENTAL ISLAM DI SPANYOL

Pada malam 1 Januari, selain pesta yang penuh hura hura, akhir akhir ini ummat muslim juga melakukan pengajian , zikir, I’tikaf , yang tujuannnya untuk melakukan instrospeksi , dan menyusun target baru dalam tahun mendatang. Kegiatan ini serupa dengan kegiatan yang dilakukan , para professional dan mereka yang educated.Kegiatan tersebut ,sah sah saja

Hal ini perlu mengingat perayaan Tahun baru, yang penuh hura hura itu , bukanlah perayaan agama tertentu walaupun dikaitkan dengan perayaan agama tertentu, melainkan suatu kegiatan yang diadakan kaum secular untuk kegiatan bisnis semata,untuk menjual ,menghabiskan barang persedian,untuk mengganti dengan mode baru yang sesuai pergantian musim. Pesta serupa adalah valentine day, yang dibuat oleh pebisnis untuk meningkatkan penjualan coklat serta assesories lainnya.

Dengan demikian maka kegiatan pengajian, dzikir, I’tikaf, mudah2 an mampu mengurangi dampak Hedonisme dan Consumerisme

Tetapi bagi ummat muslim pada tanggal 1 Januari ,seharusnya memiliki arti khusus, karena  pada saat itu terjadi persistiwa yang perlu dikenang, suatu peristiwa yang  sangat monumental bagi peradaban  manusia ,seperti diakui para sejarahwan.

Peristiwa ini ,kurang menjadi perhatian ummat muslim,                                   mungkin karena tidak ada kaitan langsung dengan agama, atau karena peristiwa dalam agama Islam sering ditetapkan dengan tahun Hijriah, sehingga jika dipadankan dengan tahun masehi, akan berubah setiap  tahun,akhirnya terlupakan.

Peristiwa bersejarah itu adalah peristiwa pembebasan  kota suci Mekka.

Prof K ALI dalam bukunya A STUDY OF ISLAMIC HISTORY (SEJARAH ISLAM TARIKH PRA MODERN) yang telah diterjemahkan oleh GUFFRON A MAS’ADI, menulis pada 1 Januari 630 (Masehi),terjadi peristiwa yang bersejarah bukan saja bagi ummat Islam tetapi juga peradaban manusia. Bagi ummat Islam , tentunya sangat berarti karena Mekkah, adalah kota suci ummat Islam, tempat KAABAH, kiblat  ummat Islam .

Tetapi peristiwa itu, juga sangat berarti bagi sejarah peradaban manusia, seperti diakui oleh sarjana non  muslim , karena pembebasan kota Mecca , adalah pembebasan yang terjadi tanpa setetes darahpun menetes, pembebasan penuh kedamaian. Karena sepanjang sejarah peradaban manusia, hanya sekali ini terjadi pembebasan kota tanpa setetes darahpun menetes,suatu pengampunan politik yang luar biasa terhadap musuh yang bengis ,tak bermoral.

Bayangkan Mecca adalah kota kelahiran nabi, tetapi kaum musyrikin , menghina, dan menyiksa nabi dan para sahabat, dan akhirnya nabi harus Hijrah ke Medina . Penghinaan tidak berhenti, dan ketika nabi berada di Medina nabipun masih menerima gempuran ber ulang ulang dari Musyrikin Mecca. Ketika nabi mendapat izin untuk umrah ke Mecca, ternyata  ketika sampai di Mecca nabi dikhianati, tidak diperbolehkan masuk kekota Mecca. Dan ketika dirumuskan , perjanjian Hudaibiyah, nabi dihinakan, karena kata Rasulullah , Bismillah harus dihapuskan.Pada saat itu sahabat Ali menangis ,sahabat Abubakar, yang  penyabar itu , meredam sakit hatinya dengan sekuat tenaga sampai terasa sakit dadanya, dan Umar beringas mengayunkan pedangnya, melabrak setiap orang yang mengusiknya, namun nabi mampu menenangkannya, dan nabi menanda tangani perjanjian itu , karena hormatnya pada tanah kelahirannya.

Kini sekali lagi Nabi datang ke Mekka, untuk membebaskan  kota suci itu, dengan pasukan yang lengkap dan terlatih dan disertai gabungan pasukan badui.

Karen Amstrong ,penulis religius yang diakui dunia,dan penulis buku best seller AHistory of God, menulis dalam bukunya yang juga best seller, MUHAMMAD, A BIOGRAPHY OF THE PROPHET;

Pasukan itu  memang suatu pasukan yang perlu ditakuti, karena semua laki laki dalam ummat menjadi sukarelawan dan disepanjang jalan (dari Medina ke Mekka) persekutuan Badui bergabung dengan pasukan ini hingga pasukan ini mencapai jumlah 10.000 orang.

Paman nabi ABBAS BIN ABD MUTHALIB mengungkapkan ketakutannya ketika melihat pasukan itu: Aduh  Quraisy! Jika Rasul memasukki Mekka dengan pasukannya,  dan Quraisy tidak meminta perlindungan sebelum mereka datang, maka itu akan menjadi akhir Quraisy selamanya.
DR .Muhammad Housain Haekal penulis buku Sejarah Hidup Nabi Muhammad  yg diterjemahkan Ali Audah menulis narasi peristiwa tersebut  berhalam halaman untuk menggambarkan pentingnya peristiwa tersebut. Untuk menggambarkan bagaimana kekuatan pasukan muslim saat itu , beliau menulis : ….orang orang Quraisy itu sekarang dalam genggaman tangan Muhammad,berada dibawah telapak kakinya. Perintah Muhammad pasti segera dilaksanakan oleh mereka. Nyawa Quraisy dan penduduk Mekka , kini hanya tergantung gerak tubuh  dan wewenangnya atas ribuan bala tentara yang bersenjata lengkap , dan segera mengikis habis Mekka dan seluruh penduduknya sekejap mata.

Tetapi Muhammad ,..tetapi Nabi,..Tetapi Rasullullah bukanlah manusia yang mengenal dendam , mengenal permusuhan  atau sesuatu yang dapat membangkitkan permusuhan dikemudian hari diantara ummatnya.Alangkah besarnya jiwa ini, jiwa yang telah melampuisegala rasa dengki dan dendam dihati.:

Ternyata peristiwa yang ditakutkan oleh ABBAS IBN MUTHALIB tidak terjadi, dan  Muhammad Rasulullah mampu mengendalikan pasukan yang besar dan penuh emosi pembalasan itu. Dan lebih dari itu , suatu peristiwa yang lebih besar terjadi, yaitu tidak seorang Quraisypun dipermalukan, malahan hatinya tentram mendapat perlakuan yang terhormat.

Balas dendam, dan mengikis habis sampai akar akarnya, telah menjadi thema peradaban manusia,  effic Bharata Yudha adalah kisah perebutan tanah kelahiran Amarta yang mengikiis habis Kurawa yang bengis, yang dilakukan Pandawa. Kaisar Romawi  Tiberius Claudius Drudus NERO Germanicus, mengkambing hitamkan ummat Khatholik sebagai pembakar kota Roma, yang dilakukan sendiri, dengan menjadikan ummat Khatholik sebagai obor penerangan kota, memangsakan pada harimau dalam pertandingan gladiator,  Jengkhis Khan meluluh lantakan Kota Bagdad, dan membuat sungai Eufrat berwarna merah darah , dan kota bau amis berminggu minggu karena tumpukan mayat manusia , karena dendam perlakuan seorang pendagang arab kepada istrinya, George Bush sekali lagi meluluh lantakan Irak hanya dengan prasangka Sadam Husein menyimpan senjata Kimia, padahal ini adalah balasan ngawur terhadap pemboman Trade world Center di New York, dan anak kita sampai saat ini disuguhi film film balas dendam dari China.

Maka adalah anugerah yang luar biasa yang patut diterima oleh ummat manusia yang melebihi hadiah Nobel, Alloh menganugerahkan ayat pada saat kejadian itu” Dan Katakanlah yang benar itu sudah datang, dan yang palsu segera menghilang, sebab kepalsuan itu pasti akan lenyap.( Qur’an 17, 81).

Dan sekali lagi Karen Amstrong mencatat peristiwa besara itu sebagai betapa rendah hati dan berbudhi Muhammad Rasulullah, dengan mengutip kalimat terakhir Rasul  ketika memberi khotbah didepan Kaabah, menyambut pembebasan ini mengakhirinya dengan sebuah ayat: Hai manusia sesungguhnya diciptakan engkau dari seorang  laki laki dan seorang perempuan dan menjadikan engkau berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya engkau saling kenal mengenal, dan sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Alloh ialah orang paling Taqwa disisi Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.( Al hujurat , 13)

Yang oleh para ulama Islam dan Karen Amstrong diakui sebagai pengutukan terhadap rasisme.

Dalam hal ini penulis teringat kata bijak pujangga Jawa, kakak R  Ajeng Kartini, R. Mas Slamet Sosrokartono. “ MENANG TANPO NGASORAKE” atau “ MENGALAHKAN TETAPI TIDAK MEMPERMALUKAN”

Maka 1 Januari , bagi sesungguhnya buat ummat Islam, adalah Hari Besar Kemenangan Kemanusiaan, yang amat berarti bagi peradaban manusia

About these ads
Kategori:RENUNGAN
  1. Desember 20, 2009 pukul 7:41 am

    mungkin hanya beliau manusia yang tak punya rasa dendam,.. subhanallah

    • Desember 20, 2009 pukul 2:00 pm

      Mudah2an kita bisa mengikutinya, walaupun tidak sesempurna beliau…..

  2. andri
    Agustus 29, 2010 pukul 10:15 pm

    jazakallah artikelnya, mohon ijin untuk di share di mailing list

    • Agustus 29, 2010 pukul 11:17 pm

      Silahkan , mudah2an ada manffaatnya

  3. Maret 26, 2012 pukul 2:08 am

    sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yg baik bagimu (yaitu) bagi org2 yg mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh. (Qs. Al-Ahzab 21)

  4. Juli 14, 2012 pukul 11:41 pm

    kesuwun pak sumono. Tulisan sampean niki mugiyo dadosno nambah pangartosan dumateng kulo piyambak khususipun, lan sinten mawon kang maos amien

    • Juli 22, 2012 pukul 2:09 am

      Kesuwun dik. Allohumma sollialla sayidina Muhammad

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: