FOTO Kirana di China

April 28, 2009 Tinggalkan komentar
Cucuku Milham ,Mikail, Fatima

 

Legenda Selat Bali ( Selat antara Jawa dan Bali)

Maret 6, 2013 Tinggalkan komentar

 

Selat Bali tahun 1923 ketika  Kapal Pengungsi Jerman “Wismar”
berlabuh di Boom Banyuwangi
Perang : Kapal Pengungsi Jerman "Wismar"

 

Benarkah Jawa dan Bali , terbelah  pada masa Jaya Kediri  ( abad ke 9

Di Bali berkembang sebuah legenda atau mithos bahwa Bali dan Jawa sampai  masa kerajaan Kediri  adalah satu daratan yang utuh. Dan terbelah setelah masa zaman Kediri  diceritakan dalam legenda berikut.
Pada masa jaya Kerajaan Daha ( Kediri) , adalah seorang pendeta  sakti   , karena keluasan ilmunya . Pendeta itu   bernama Mpu  Sidhimantra  . Sebagai seorang  yang sakti , beliau memiliki sahabat dari seluruh machluk yang ada di bumi , dan antara lain seekor naga yang sangat sakti  bernama Naga Basukuh yang menetap digoa dekat Pura Besakih. Begitu akrabnya kedua machluk ini , sehingga terjalin persaudaraan yang amat mendalam. Sebagai seorang pendeta sakti, maka pada bulan purnama sang pandita selalu mengunjungi  kawan akrabnya naga Basukih. Pendeta selalu membawa semua makanan dan buah yang lezat di Jawa . Karena indahnya persahabatan maka Naga Basukih tidak segan segan menghadiahkan harta benda yang tersimpan didalam guanya yaitu emas dan mutu manikam.
Mpu Siddhimantra mempunyai putra yang sangat disayang yaitu Manik Angkeran . Manik Angkeran sebagai layaknya pemuda masa itu memiliki kegemaran berjudi.  Tetapi rupanya kegemaran Manik Angkeran telah merusak daya pikirnya. Sehingga berjudi telah menjadi kebiasaan yang berbahaya. Harta miliknya telah habis . Setelah itu diapun tidak segan meminta bantuan ayahnya untuk berjudi. Suatu saat Manik Angkeran  , kalah berjudi, dan harta pemberian orang tuanyapun telah ludes, tapi apa daya , dia tidak mungkin meminta uang pada ayahnya karena  Pendeta Sidhimantara sakit. Sudah sepekan dia tidak berjudi , betapa malunya dia terhadap kawan kawannya karena ternyata anak pendeta sakti yang kaya akan harta itu juga kehabisan modal untuk berjudi. Maka pikirannyapun mulai dirasuki pikiran tidak benar. Dia tahu benar bahwa ayahnya setiap bulan purnama mengunjungi kawannya Naga Basukih, dan setiap pulang dari Bali selalu membawa emas dan mutu manikam.Maka ketika mengetahui ayahnya tidak mungkin pergi ke Bali karena sakit, Manik Angkeranpun mencuri kesempatan itu . Dia membawa semua yang biasa dibawa ayahnya , lebih dari itu Manik Angkeran juga membawa Genta  sang Mpu. Ketika sampai di mulut gua di dekat Pura  Besakih maka Manik Angkeran membunyikan genta nya. Maka keluarlah sang Naga Basukih. Sang Naga sempar tekejut , karena yang datang bukan Mpu Sidhimantra , namun Manik Angkeran segera menjelaskan bahwa dia adalah putra Mpu Siddhimantra, dan memberikan bukti bahwa dia diutus ayahnya untuk sowan. Sebagai wakil ayahnya maka dia diperbolehkan membawa Genta.
Seperti biasa setelah waktu berpamitan, sang Naga Basukih pun memberikan oleh oleh untuk Mpu, berupa emas dan mutu manikam.Tetapi begitu melihat ekor sang Naga dipenuhi hiasan emas dan mutu manikam , maka pikiran jahatnya muncul. Kalo seluruh harta pemberian Naga Basukih ini kuberikan pada bapakku, maka tentu dia hanya akan mendapat bagian yang kecil. Maka tanpa berpikir panjang Manik Angkeran memotong ekor Naga Basukih ,dan kemudian melesat melarikan diri. Namun Naga Basukih sangat sakti, dalam rasa kesakitan yang amat sangat , dia kemudian menyemburkan api dari mulutnya, maka terbakarlah Manik Angkeran menjadi abu.
Sementara di Daha mpu Siddhimantra , kebingungan karena selain gentanya hilang juga Manik Angkeran tidak pulang pulang. Maka pikiran sang Mpu pun , yakin putranya sedang dalam masalah besar, maka sang Mpu menemui sahabatnya Naga Basukih. Betapa terkejutnya sang Mpu mendengar pengaduan sahabatnya tentang tingkah laku putranya. Sang Mpu memohon maaf , dan berjanji akan menyatukan kembali ekor sang Naga, dan akhirnya sang Nagapun berjanji akan menghidupkan putranya. Betapa bahagianya sang Mpu . Sang Mpupun segera menyambung kembali ekor Naga Basukih  dan sang nagapun menghidupkan kembali  Manik Angkeran .  Maka sang Mpu pun , memerintahkan putranya untuk mengabdi pada Pura Besakih sebagai pemangku  (orang suci) serta menjadi sahabat Naga Basukih.
Meskipun Manik Angkeran telah menjadi sadar dan berjanji untuk mengabdi pada Pura Besakih, tetapi sang Mpu masih khawatir dengan kawan kawannya penjudi dari Daha, yang akan datang ke bali mempengaruhi putranya , maka  sang Mpu menorehkan tongkatnya di Blambangan ( Banyuwangi) , maka terjadilah belahan yang sangat besar , dan seketika air laut dari Samodera Hindia mengisi belahan itu  yang kita kenal kemudian Selat Bali. . Maka agama Hindupun menyebar keseluruh Bali, dan oleh karena itu , untuk menghormati  jasa  Manik angkeran,  para pemangku ( orang suci) Pura Besakih harus memiliki trah Manik Ngakeran.
Cerita diatas paling tidak menyiratkan dua hal ;
1.    Bahwa orang Bali memiliki hubungan yang erat dengan masa jaya Kediri. Karena penyebar agama Hindu di bali adalah trah Manik Angkeran yang berasal dari Kediri
2.    Bahwa  orang suci Hindu telah melakukan perjalanan ke Bali ketika Bali adalah bagian daratan di Jawa.

Benarkah Selat Bali terbentuk pada masa Kediri (abad ke 10) . Kenapa legenda tersebut sama dengan legenda penyebaran Hindu ke Nusantara.....Ada apa ya ..Baca Legenda Selat Bali (Selat antara Jawa dan Bali di .http://padangulan.wordpress.com ....

Legenda  diatas sangat mirip dengan legenda atau mithologi penyebaran agama Hindu ke Nusantara.  Dalam legenda itu diceritakan adalah  seorang  pendeta suci murid Siwa ( Agastya) yang melanglang buana untuk menyebarkan agama Hindu . Maka sampailah beliau di Ujung benua Asia. Sebagai seorang pendeta suci , ketika pandangannya tertuju kelaut lepas, beliau dapat memandang gugusan kepulauan yang sangat indah , penuh daya tarik spiritual yang mengagumkan . Kepulauan itu adalah Nusantara. ( Swarnadwipa) .Dalam wangsitnya kepulauan itulah yang akan menjadi pusat spiritual dunia , dan tempat berpijak untuk menyebarkan agama Hindu keseluruh Jagat Raya.
Karena itu beliau sangat ingin mencapai kepulauan itu. Namun lautan telah menghalanginya.  Maka Sang pendetapun bertiwikrama , bersemedi memuja Siwa untuk mendapatkan petunjuk guna mencapai Nusantara.  Setelah bersemedi  maka datanglah kekuatan rohani untuk menghirup air lautan. Dan sang pendetapun menghirup air lautan , sehingga air laut yang membatasi  Nusantara dan Asia kering , dan pendeta suci Agastya  berjalan menuju Nusantara.  Dan di Nusantarapun pada abad ke tujuh berdiri kerajaan besar Hindu dari wangsa Sanjaya yang mendirikan candi megah Prambanan.  Dan pendeta a suci Agastya , diabadikan dalam patung Rsi Kumbhayoni yang perutnya buncit ( karena minum air).Archa Kumbhayoni tersimpan di Museum Gajah Jakarta.
Kemiripan cerita itu adalah penyebaran agama Hindu , dilaksanakan hanya melalui daratan . Tidak pernah menyeberang lautan. Penyebaran agama Hindu ke Nusantara, malah merupakan keajaiban , karena Sri Langka yang sangat dekat dengan kerajaan besar Hindu Tamil di India,malah beragama Budha.

Konsepsi Hindu tentang dunia.

Dalam kajian  ilmiah ternyata bentuk benua Asia termasuk Kepulauan Nusantara termasuk  Bali dan Jawa telah terpisah sejak sebelum Masehi  malah diperkirakan sekitar lima juta tahun yang lalu . Tetapi dalam legenda tadi terdapat keajaiban sehingga Asia dan Nusantara  dihubungkan oleh daratan , begitu juga  Jawa dan Bali masih menjadi satu.   Adakah alasan dibalik semua legenda tadi
Menurut DR.  Agus  Aris Munandar dalam makalahnya KEMARITIMAN MAJAPAHIT  BERDASARKAN DATA YANG TERSEDIA  dalam diskusi ROAD TO BOROBUDUR WRITERS DAN CULTURAL FESTIVAL 2013, Jum’at  1 Maret 2013  menyamaikan    Konsepsual Religius  agama Hindu tentang Jagat Raya  , sebagai berikut;
1.    Konsepsi Keagamaan: Ajaran Hindu menyatakan bahwa daratan adalah tempat penting , tempat itu dinamakan Jambhudwipa,sebagai lokasi bermukimnya manusia. Dengan demikian kerajaan kerajaan yang bercorak Hinduismedi Jawa lebih mementingkan In Ward Looking. Dan tidak memperhatikan daerah daerah di luar Jambhudwipa.
2.    Dalam konsep Makrokosmos Hinduisme menyatakan bahwa ditengah Jambhudwipa terdapat gunung Mahameru sebagai pusat alam semesta Axis Mundi antara tiga dunia ( Bhurloka , Bhuwarloka, dan Swarloka ). Bhurloka adalah bagian kaki gunung , tempat tinggal manusia, ditengah Bhuwarloka , tempat tinggal para orang suci dan para pertapa, sedang Swarloka di puncak Mahameru  terdapat sorga ,istana istana bersemayamnya para dewa ( Sudarsana). Dalam konsep ini daerah tepian pantai , laut dan lautan dianggapa derah nista dan kotor, tempat tinggal roh roh jahat, para raksasa, dan machluk rendah lainnya. Oleh karena  itu perhatian ke laut , pelayaran di laut dan menjelajah lautan bukan aktivitas  yang disenangi oleh pemeluk agama Hindu
3.    Terdapat mitos Agastya yang menyatakan adanya larangan bagi para pendeta Hindu untuk menyeberangi lautan.
Apakah konsepsi itu , yang kemudian melahirkan legenda tersebut ?
Namun kedua cerita tersebut harus diakui betapa luar biasanya rasa seni manusia Nusantara.

Kategori:BERANDA

MENGUNGKAP KETERLIBATAN INGGRIS DALAM PERANG BLAMBANGAN.

Februari 3, 2013 2 komentar

HUBUNGAN INGGRIS ,INDONESIA DAN BLAMBANGAN.
Dalam pesta Jamuan Makan di istana Buchkingham untuk menghormati President Bambang Susilo Yudhoyono , dalamn penganugerahan gelar Knigt Grand Cross in the Order of Bath,Ratu Elizabeth II antara lain menyampaikan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris sebenarnya telah terjalin sejak beberapa abad yang lalu. Ratu menunjuk kedatangan Francis Drake ( nachkoda Inggris yang mengelilingi dunia pada akhir abad ke 16) yang telah datang ke Indonesia dan Thomas Stanford Raffles yang menjadi Gubernur Nusantara pada tahun 1811 sd 1816 dan pada tahun 1818 sampai 1824 Gubernur Jendral Bengkulu.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah pemimpin asing ke empat yang menerima gelar ini .Gelar ini pernah diberikan kepada Presiden Amerika Serikat,Ronald Reagen, Presiden Perancis Jaques Chirac dan Presiden Turki Abdullah Gul. Knight Grand Cross in the Order of The Bath ,adalah Penghargaan dideklarasikan oleh raja George I pada tahun 1725.

Kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke Inggris

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masuk ke Istana Buckhingham didampingi Ratu Elizabeth Rabu (31/10) dalam awal kunjungan kenegaraan selama tiga hari.

Francis Drake dan Blambangan dan kerajaan Belanda .


Keuntungan perdagangan rempah rempah dan harta karun dari dunia baru yang didapat oleh Spanyol dan Portugal telah mendorong Francis Drake melakukan perjalanan mengelilingi dunia.Francis Drake adalah seorang pelaut kapal perang, navigator, pahlawan angkatan laut , politikus, dan insinyur sipil berkebangsaan Inggris. Dalam catatan sejarah , pada tahun 1577 sampai dengan tahun 1580 , Francis telah melakukan perjalanan keliling dunia dan singgah di pelabuhan Blambangan yaitu Ulu Pampang dia membawa dua kapal dagang yang sangat besar yaitu The Paca bobot 70 ton dan The Swan bobot 50 ton. .( J.Hageman Jcz , Java ‘S Ousthoek via I Made Sudjana ,Nagari Tawon Madu ,2001 . 24). Ia adalah orang Inggris pertama yang mengelilingi dunia. Karena keberhasilannya mengelilingi dunia dia dilantik menjadi Ksatrya oleh Ratu Elzabeth I dan bergelar Laksamana Muda Sir Francis Drake. Karirnya semakin melesat , setelah sebagai wakil pimpinan armada Inggris , dia mampu mengalahkan armada Spanyol pada tahun 1588. Kekalahan armada Spanyol dari Inggris ,menjadi faktor penting bagi kemerdekaan kerajaan Belanda dari penjajahan Spanyol selama 80 tahun.

ULUPAMPANG

Ulupampang ( terletak diselat Bali )mulai dibangun kerajaan Blambangan pada tahun 1576 ketika Penarukan mulai ditinggalkan pelaut Portugis .Sebelumnya Panarukan menjadi tempat aman bagi persinggahan kapal Portugis menuju tanah jajahannya Malaka . Jonno de Barros ( Portugies),menulis dalam Decada IV,buku I,bab 7 ,bahwa pada Juli 1528, Don Garcia Henriquez, berlabuh di pelabuhan Peneruca /Panarukan untuk mengisi perbekalan sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaka . Dikabarkan raja Panarukan mengirim dutanya pada Gubernur Portugies di Malaka.Tentang Peneruca dikemukakan bahwa sejak tahun 1526 telah dikunjungi 20 buah kapal Portugis untuk membeli perbekalan.Kerajaan Blambangan dianggap netral karena merupakan kerajaan Hindu, sedang kerajaaan dipantai utara Jawa mendukung perjoangan kerajaan Malaka untuk bebas dari Portugis ( Negeri Tawon Madu .22)
Panarukan mulai ditinggalkan oleh pelaut Portugis ketika perang Portugis dengan kerajaan Islam tidak pernah reda,dan pelaut Portugis Fernan de Magelhaen menemukan Amerika yang lebih dekat dan menjanjikan. Ketika Portugis mulai meninggalkan Panarukan , maka Panarukanpun sepi dan disisi lain Blambangan sebagai kerajaan Hindu juga menghawatirkan serangan dari kerajaan Islam atas peranannya mendukung Portugis, seperti yang terjadi pada kerajaan Hindu Parahyangan yang bekerja sama dengan Portugis.Maka Blambanganpun mulai memindahkan kegiatannya pelabuhan lautnya ke selat Bali yaitu di Ulupampang. Ulupampang lebih menjanjikan karena dukungan alam ,dilindungi oleh gunung sehingga aman dari serangan musuh,lautnya dalam , hasil lautnya melimpah ,demikian juga hasil alam(hutan,pertannian) dan berdekatan dengan Bali yang Hindu.
Maka pantaslah Francis Drake penjelajah dunia pertama Inggris menjadikan Ulupampang di Blambangan untuk mengisi perbekalan pada tahun 1579.Drake berlayar dengan memakai kapal The Paca ( 70 ton) dan The Swan ( 50 ton) . Dan sepuluh tahun kemudian Thomas Candish , penjelajah Inggris membawa kapal dagang Preety dan Wilhems singgah di Blambangan pada 1 sd 16 Maret tahun 1588, selama dua minggu tinggal di Blambangan, membeli logistik , kemudian berlayar melanjutkan perjalanan ke timur. (Drs I.Made Sudajana . Nagari Tawon Madu23). Dan merebut pulau Banda yang mulai ditinggalkan oleh Portugal. Dengan demikian sebenarnya Francis Drake maupun Thomas Candish lebih dahulu mendarat di ULUPAMPANG daripada Cornelis de Houtman( pelaut Belanda ), yang mendarat di Banten pada tahun 1596

Perebutan Rempah, Nusantara antara Inggris dan Belanda
.
Keberhasilan Inggris mendapatkan negeri rempah rempah , telah mendorong Belanda mengikuti mencari peruntungan perdagangan rempah rempah . Setelah bebas dari Spanyol , seorang pelaut Belanda yang pernah mengikuti perjalanan Portugal ke Nusantara , yaitu Cornelis de Houtman dipercaya menjadi pimpinan expedisi menuju Nusantara pada 2 April 1595.Cornelis de Houtman sebagai pelaut yang pernah mengikuti perjalanan kapal Portugis , menempuh perjalanan sesuai perjalanan yang dilakukan oleh Portugal , sehingga mendarat di Banten pada tahun 1596 dan membeli rempah rempah di Banten.Keuntungan yang luar biasa dari perdagangan rempah rempah mendorong Belanda segera membentuk badan dagang VOC (Vereenigde Oostinsche Companya), pada 20 Maret 1602 ,meniru pembentukan The British East India Company ( BEIC) yang telah terbentuk pada 13 Desember 1600. Berbeda dengan BEIC yang dibentuk Inggris sebagai badan dagang murni ,VOC yang dibentuk Belanda diberi kewenangan yang melebihi sebagai badan dagang yaitu memiliki tentara, dan berhak menduduki suatu wilayah dan membentuk pemerintahan sendiri. Hal ini mungkin disebabkan, karena Belanda baru saja merdeka dari Spanyol (1588), membutuhkan banyak dana untuk membangun negeri bawah laut yang miskin ini. Kekuasan besar ini mendorong VOC tidak lagi berdagang dengan Banten tetapi malah menduduki Bantam( Banten), pada tahun 1610 dan menetapkan Bolt sebagai Gubernur Banten. Kemudian Bolt merebut Jayakarta, dan memindahkan kantor Gubernur ke Jayakarta dan menjadikan Jayakarta sebagai ibukota di Hindia Timur. (History of Java xviii). Sejarah mencatat inilah badan dagang pertama yang menjajah kerajaan lain ( Kapitalis). Dan sebagai badan dagang yang memiliki tentara dan hanya memikirkan keuntungan sebesar besarnya , maka VOC telah menunjukan tindakan tak berperi kemanusian sejak awal berdirinya. JP Coen pengganti Bolt, pada 1621 merebut Banda penghasil pala terbaik didunia dari tangan Inggris. Ketika penduduk Banda dipaksa menjual pala dengan harga murah , mereka menolak dan JP Coen melakukan tindakan brutal kemanusian terhadap rakyat Banda. Para pedagang dan petani yang tidak menjual pala ke Belanda ditembak kemudian tubuhnya ditusuk dengan bambu, setelah itu digantung.Yang tertangkap hidup dibakar dan keluarganya(istri dan anak famili) dimusnahkan. Tindakan brutal kemanusian ini dikenal sebagai Genocida dikenang rakyat Banda dan tempat kelahiran JP Coen di Horn . Pemerintah dan masyarakat tempat kelahiran JP COEN , di Horn , menambah kalimat ; pembunuh kejam rakyat Banda.

JP COEN

J.P.Coen.
Dengan menguasai Maluku dan Banten , Jakarta maka VOC telah menguasai sepenuhnya pelayaran di laut Jawa.
Kekalahan Inggris di pulau Banda dan tertutupnya laut Jawa bagi Inggris tidak berarti Inggris melepaskan Nusantara. Inggris memandang Nusantara , terutama Sumatera dan Borneo memiliki potensi kekayaan yang amat besar. Menurut Mr. Farquhar( menurut Thomas Stanford Raffless Mr Farquhar adalah orang yang paling mengerti dan paling mengenal secara mendalam sumber daya kepulauan timur) , Sumatera dan Borneo memiliki kekayaan sama dengan Brazilia (History of Java 140). Dan posisi Jawa di benua Asia (China ) dan Hindia sangat strategis sepeti Mesir dan Sicilia di selatan Eropa ( History of Java 101) . Oleh karena itu ketika laut Jawa telah dikuasai VOC maka Inggris yang ingin menguasai Nusantara memilih menguasai pelayaran lautan Hindia.
Disisi lain penguasaan VOC atas laut Jawa sangat menindas pedagang Nusantara Timur ,yang telah lama memiliki hubungan dengan kerajaan Melayu,China, dan India , sehingga mereka memilih lewat lautan Hindia dan menjadikan Ulu Pampang sebagai pelabuhan persinggahan. Maka Ulupampang menjadi pelabuhan yang ramai karena menjadi pertemuan pedagang Nusantara dan Inggris . Ini terbukti sejak awal tahun 1600an Ulupampang mampu mengekspor , sarang burung walet seharga f 4000 , bahan lilin 10 pikul , dan beras 600 ton setiap tahun.(Drs I.Made Sudjana MA .Nagari Tawon Madu 22) .
Blambangan Yang Strategis dan Menguntungkan

Betapa pentingnya Blambangan dalam kaitannya dengan Inggris ,terbukti kerajaan Blambangan telah tercantum dalam peta pelayaran dunia yang dibuat Inggris tahun 1629 ( National Library Singapore ).Kehadiran pedagang Inggris semakin sering pada masa Jaya Blambangan , yaitu pada masa Susuhunan Tawangalun ( 1655 sd 1690).Pada masa Tawangalun kehadiran pedagang Inggris menjadi setiap enam bulan sekali. (Drs I Made Sudjana Nagari Tawon Madu 61). Kehadirann pedagang Inggris yang sangat sering tersebut , menimbulkan kekawatiran VOC sehingga VOC mengirim utusan Jeremias van Vliet menghadap susuhunan Tawangalun pada tahun 1690. Tapi permintaan hubungan ini tidak ada kelanjutannya .
Dan setelah itu VOC memutar balikkan fakta bahwa selat Bali rusuh dan penuh kekacauan (Drs I Made Sudjana Nagari Tawon Madu 62). Ternyata pernyataan itu harus ditafsirkan bahwa Ulu Pampang telah menjadi tempat yang paling sering dikunjungi kapal kapal Inggris untuk melanjutkan perjalanannya ke Timur menuju Pasir dan Banjarmasin ( Borneo)( I Made Sudjana M A , Nagari tawon Madu 60).Pantaslah hal itu telah merobah motivasi Inggris, kalau awalnya hanya sebagai tempat persinggahan maka pada tahun 1760 , Ulu Pampang /Blambangan mulai dilirik sebagai tempat berpijak. Pada tahun 1765 , konsul EIC merekomendasikan beberapa pelabuhan yang cukup tepat untuk pendirian perwakilan perdagangan EIC , termasuk di Blambangan( DR. Sri Margana Perebutan Hegemoni Blambangan 49). Setelah itu yaitu tahun 1766 ,kehadiran kapal Inggris semakin sering . Sebelumnya hanya sekitar 6 bulan sekali , maka mulai tahun 1766 hampir setiap bulan , bahkan kadang kadang dua kali setiap bulan , ( Drs I Made Sudjana MA. Negara Tawon Madu 61).
Dan pada bulan Agustus 1766 tiga kapal besar Inggris diikuti lima kapal belas chialoup, dan dua puluh lima pecalang dan seratus kapal yang lebih kecil , membawa pelaut bugis dan Madura tiba di Blambangan di bawah komando Edward Coles ( DR. Sri Margana Perebutan Hegemoni Blambangan 49). Tidak dijelaskan apa yang dilakukan oleh armada yang sangat besar ini. Tetapi Thomas Stanford Raffless menjelaskan bahwa setelah itu ,seorang berkebangsaan Inggris , Mr.Yesse ,mulai membangun pemukiman di Blambangan . Pemukiman itu dinilai sangat tepat. Demikian baiknya tempat itu sehingga tempat tersebut disamakan kedudukannya dengan Pinang di Malaya.(Thomas Stanford Raffless History of Java 144).Dukungan dari pemerintah Blambangan juga sangat membantu.Selain itu , Stanford Raffless,juga memuji keberhasilan pemerintahan Blambangan .Tetapi kemudian Mr Yesse diangkat menjadi Residen di Borneo, sehingga pembangunan pemukiman itu dihentikan dan dinyatakan gagal. Thomas Stanford Raffless menyesalkan kegagalan pembangunan pemukiman itu, dan mengemukakan analisa bahwa kegagalan pembangunan tersebut karena pemukiman tersebut semata mata disebabkan dikhususkan untuk militer, tanpa ada pedagang profesional atau pedagang petualang yang disertakan di pemukiman tersebut. (Ho J.148)

Mungkinkah Inggris terlibat dalam Perang di Blambangan.

Jika demikian apakah pembangunan pemukiman Militer Inggris inilah , yang menjadi sebab penyerbuan VOC ke Blambangan ? Mengingat penyerbuan VOC ke Blambangan telah direncanakan sangat matang . Dan baru dilakukan setelah Mataram , Surabaya, Madura bersedia membantu maka penyerbuan ke Blambangan dilaksanakan dengan armada yang sangat besar .
Penyerbuan pertama yang dipimpin Erdwiyn Blanke misalnya terdiri atas 25 buah kapal besar dan puluhan kapal kecil , yang memuat 335 serdadu Eropa, dan 3000 laskar Madura, Mataram, Pasuruan, menggempur Panarukan pada tanggal 27 Pebruari 1767. Pasukan ini membumi hanguskan Panarukan dan merebut Banyualit pada 31Maret 1767 ( NTM 63). Dan Blambanganpun jatuh ketangan VOC
Pengiriman armada yang sangat besar ini , menjadi tidak masuk akal lagi , karena jumlah penduduk Blambangan pada saat itu hanya 20.000 ( dua puluh ribu ) ( catatan kependudukan VOC via DR. Sri margana dan I Made Sudjana MA). Jika jumlah penduduk Blambangan 20 ribu , maka dipastikan max jumlah laki dewasa adalah maximal 5000. ( berdasar statistik normal). Jika dalam masa tidak damai atau terjadi perebutan kekuasaan maka jumlahnya akan jauh berkurang , katakan 4 ribu. Dan dari jumlah tersebut , tentara kerajaan yang terlatih hanya maximal 20% atau 800 0rang.
Ternyata meskipun VOC telah mengerahkan armada yang sangat besar , kemudian menguasai Blambangan dengan cepat , kemudian membangun benteng di Banyualit,tetapi satu tahun kemudian timbul pemberontakan Wong Agung Wilis.
Dan menjadi pertanyaan besar mengapa untuk memadamkan pemberontakan ini sekali lagi VOC mendatangkan bantuan armada yang tidak kalah besarnya dari yang pertama . Bantuan ini dipimpin A.Groen membawa 13 kapal yang memuat 302 orang serdadu Eropa, 1000 orang laskar Madura, 400 orang dari Surabaya, 1700 laskar Lumajang.Blambangan kalah dan Wong Agung Wilis tertangkap , kemudian dibuang ke Banda pada tanggal 6 September 1768. ( NTm 68).
Ternyata wong Agung Wilis dapat meloloskan diri dari Banda , dan tinggal di Bali , sehingga wong Agung Wilis ,dapat dinyatakan satu satunya tahanan VOC yang dapat meloloskan diri .Dan pada tahun 1771 muncul pemberontakan Pangeran Rempeg Jagapati yang disebut juga Pseduo Wilis. Yang membuktikan betapa masih kuatnya pengaruh wong Agung Wilis .
Sekali lagi sumber sumber Belanda meremehkan sebab dan kekuatan pemberontak , dengan mengatakan pemberontakan itu disebabkan Pangeran Rempeg Jagapati, melarikan istri bupati Banyuwangi.
Tetapi VOC sekali lagi mendatangkan bantuan tentara yang sangat besar dari Surabaya . Pada tgl 14 Desember 1771, VOC mempersiapkan sekitar 2000 laskar Madura, dibawah pimpinan Alap Alap , seorang Madura yang menjadi tentara profesional VOC, yang diperkuat pasukan meriam Belanda dipimpin oleh Kapten, Vaandrig Schaar dan Cornet Tinne seorang perwira tamatan Akademi Perancis yang terbaik didunia .Namun kekuatan tentara VOC dapat dipukul mundur dan Kapten Vandrig Schaar dan Cornet Tinne terbunuh .( I Made Sudjana ,Nagari Tawon Madu 79) dan VOC kemudian menghentikan penyerbuan selama 11 bulan . Dan baru pada tgl 1 Oktober 1772 mendatangkan lagi sekitar 5000 laskar termasuk beberapa serdadu Eropa untuk menggempur pemberontak( I Made Sudjana MA , Nagari Tawon Madu 80).
Dengan fakta tersebut diatas , VOC telah memberikan catatan penduduk yang tidak benar . Disamping itu tanpa mengurangi keyakinan atas keberanian serta strategy laskar Blambangan yang diakui oleh para sejarahwan, penulis mencurigai keterlibatan Inggris dalam pemberontakan ini.
Pengakuan Inggris atas strategisnya Blambangan bagi penguasaan jajahan Inggris di Asia dan China , serta bagi penguasaan kekayaan yang tersimpan di bumi Sumatra dan Borneo maka patut diduga Inggris terlibat dalam pertempuran ini. Perang Pangeran Rempeg Jagapati , juga bisa dikaitkan dengan kebutuhan Inggris untuk mendapatkan kembali Blambangan berkaitan dengan explorasi Australia yang ditemukan oleh Captaian Cook tahun 1770 ,( Richards Tropical Encyclopedia ,The Richards Company Inc New York , volume 5.543).
Hal ini menjadi semakin jelas , ternyata para pemberontak Blambangan mampu membangun pertahanan di Nusa Barong pada tahun 1773 dengan persenjataan yang sangat canggih yaitu memiliki 8 kapal dagang, 8 pucuk meriam , dan 100 pucuk senapan dan menampung 3000 penduduk ( NTM 84). Sehingga pelayaran di lautan Hindia masih dalam cengkeraman Blambangan Lebih meyakinkan lagi keterlibatan Inggris ketika akhirnya merebut Bengkulu dan mendirikan Benteng Malborough, benteng terbesar kedua di Asia . Sesuai catatan pada British Library and India Office Collections , pada tahun 1790 benteng tersebut menyerupai sebuah kota kecil, dihuni oleh para petinggi atau perwira senior tentara Inggris dan pegawai sipil bersama keluarganya dan dilengkapi pencatatan perkawinan, pembaptisan dan kematian penduduk.

Thomas Stanford Raffles dan Blambangan.

Catatan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk menaklukan Blambangan sebanyak 80 ton emas , seperti ditulis J.K.J. de Jonge pada 1883, dikutip surat Gubernur Jenderal Reiner de Klerk kepada pemimpin VOC tertanggal 31 Desember 1781, juga menunjukkan perang ini adalah perang besar dan penting. Demikian pentingnya sehingga VOC mengabaikan kegaduhan besar di Eropa ketika Napoleon mulai bergerak menguasai Eropa. Mengapa VOC sedemikian gigih mempertahankan Blambangan karena takut Blambangan direbut Inggris????
Dan ketika akhirnya rakyat Blambangan mengadakan perlawanan gigih , seperti rakyat Banda maka VOCpun melakukan Tumpas Kelor atau Genocida seperti ditulis oleh Raffles

From that moment , the provinces subjected to its authority, ceased to improve. Such were the effect of her desolating system that the population of the province of Banyuwangie,which 1750 is said to have amounted to upwards of 80.000, was in 1811 reduce to 8000 (Sir Thomas Stanford Rafless.Hystory of Java 68 )
Sebuah pernyataan yang menggemparkan dan sampai saat ini menjadi perbincangan International( Kumar , Ann” Javanesse Histiographie in and of the colonial periode, a case study . Dalam Anthony Reid and David Maar (eds) Perception of the past in Southeast Asia,Kualalumpur 1979,187206 via I Made Sudjana M A Nagari tawon Madu dan makalah DR .Sri Margana )
Tetapi rupanya VOC telah sampai pada titik nadir , VOC yang rakus mengeruk keuntungan , dan sangat kejam terhadap negeri jajahan ternyata tidak mampu membendung kerakusan pegawainya, mereka melakukan korupsi besar besaran , sehingga VOC deficit dan akhirnya VOC bangkrut pada tahun 1791 , dan tiga tahun kemudian pada tahun 1794 Belanda menjadi jajahan Perancis( Napoleon Bonaparte) sampai tahun 1815 .
Dan Belandapun harus menyerahkan Nusantara pada Perancis, yang kemudian mengangkat Daendels menjadi Gubernur Jendral Nusantara.Maka bendera Belanda diturunkan dan bendera Perancis berkibar di Nusantara.
Perang antara Eropa dan Perancis rupanya tidak terbatas di Eropa tetapi juga terjadi di negeri Jajahan.Dan Nusantara tidak terlepas dari percaturan itu.Nusantara tentu sangat diperhitungkan dalam kontribusinya ke Perancis, apalagi Daendels langsung menerapkan kerja rodi untuk membangun perkebunan, membuka jalan antara Anyer Panarukan untuk memperlancar arus logistik dari daerah pedalaman ke pelabuhan pelabuhan.Semua itu dilakukan , untuk memeras Nusantara untuk membantu Perancis dalam perang di Eropa.

Keyakinan betapa pentingnya Nusantara bagi mematahkan kekuatan Perancis di Eropa itulah yang membuat Gubernur Jendral India Lord Minto ,akhirnya menyetujui saran Stanford Raffles untuk merebut Nusantara. Dan akhirnya Inggris menguasai Nusantara.

Sir Stanford Raffles diangkat sebagai Letnan Jendral Gubernur Nusantara pada tahun 1811 sampai dengan 1816. Pada saat Sir Stanford Raffless menjadi Letnan Gubernur Jendral Nusantara

Blambangan dan explorasi emas di Australia.

Selain memutus logistik Perancis dari Nusantara , pada masa itu di Australia sedang dimulai explorasi emas di Australia pada tahun 1800, yang berdampak semakin padatnya pelayaran antara Inggris dan Australia . (Richards Tropical Encyclopedia ,The Richards Company Inc New York , volume 5.543.)

Dengan demikian , peranan Blambangan untuk mendukung padatnya pelayaran antara Inggris ke Australia menjadi sangat penting.

Dalam bukunya History of Java , Sir Stanford Raffles menyatakan kekagumannya pada tanah Blambangan. Di Blambangan , Raffless menemukan patung perunggu, dan pohon beracun ( Anchar, Linneaus)yang terbesar didunia. Dan pohon itu hanya tumbuh ditanah yang subur ( Thomas Stanford Rafless History of Java.Narasi 2008.30) Oleh karena itu patut diduga bahwa dia adalah satu satunya Gubernur Jendral yang mengunjungi Blambangan .
Demikian pentingnya Blambangan bagi Raffless , maka dia membangun kembali jalan kerajaan Blambangan dari Banyuwangi ke Kalibaru, dan membangun kembali kota Banyuwangi yang jejaknya masih nampak sampai saat ini.Disamping itu juga membuka perkebunan kopi ,teh , di tepi G.Raung ( Gleenmore, Gleen levish , Gleeennaloch ) dan perkebunan pisang serta pabrik beras( antara lain pabrik beras Gladak.)Pelabuhan Banyuwangi juga dibangun kembali .
Diduga kuat pembangunan ini untuk mendukung explorasi emas yang dilakukan di di Australia 1800 . (Richards Tropical Encyclopedia ,The Richards Company Inc New York , volume 5.543.)
Kapal Inggris yang akan ke Australia dan sebaliknya hanya memiliki tempat persinggahan Afrika Selatan, Yaman /emirat Arab . India.,Bengkulu. Dari Bengkulu ke Australia masih harus menempuh puluhan ribu Kilometer,dan Blambanganlah ( Ulu Pampang) daerah ditepi Lautan India yang paling subur dan mampu memenuhi kebutuhan Logistik .
Meskipun hubungan Blambangan dengan Inggris tergolong singkat , tetapi demikian baiknya hubungan itu , hal ini terbukti banyaknya kata kata Inggris digunakan dalam bahasa pergaulan rakyat Banyuwangi.

Sulung dari kata so long namun bermakna duluan
Nagud dari kata no good bermakna jelek
Ngepos dari kata pause bermakna berhenti
Kekel dari kata cackle bermakna tertawa terpingkal-pingkal
Begal dari beggar bermakna merampas
Enjong dari kata enjoy bermakna enak,menyenangkan
Kampah dari kata come back bermakna mampir , untuk yang sudah akrab.
Dsbnya

Demikian juga sebuah bangunan di Banyuwangi tetap dikenal sebagai Inggrisan,walau hanya dipakai Inggris 6 ( enam ) tahun, padahal bangunan itu kemudian digunakan Belanda selama ratusan tahun

Penutup.Semoga lahir Purasastra muda.
Tidak berlebihan rasanya jika Ratu Inggris Elizabeth II , dalam pesta Jamuan Makan di istana Buchkingham untuk menghormati President Bambang Susilo Yudhoyono, dalamn penganugerahan gelar Knigt Grand Cross in the Order of Bath mengenang kembali betapa besarnya peranan Nusantara termasuk Blambangan pada masa lalu. Gelar ini diberikan oleh raja Inggris George I pada tahun 1725, disuatu masa dimana hubungan Blambangan dan Inggris sangat baik.
Tetapi hal itu juga menyiratkan kesedihan , betapa sudah terputus kita dengan masa lalu , karena begitu tebalnya tumpukan sampah dalam sejarah kita akibat pemutar balikkan fakta oleh Belanda.
Ketika Inggris menunjukan betapa berhasilnya pembangunan di Blambangan dan betapa pentingnya Blambangan bagi Inggris . Ternyata Belanda memberikan fakta berbeda.
Belanda menyatakan Blambangan dikuasai Bali , dan jumlah penduduk Blambangan pada saat itu hanya 20.000 ( dua puluh ribu ) ( catatan kependudukan VOC via DR. Sri margana dan I Made Sudjana MA). Padahal luas Kerajaaan Blambangan adalah 10 ribu km persegi . Artinya hanya dua orang penduduk tiap km persegi. Padahal Blambangan telah diakui sebagai kerajaan andalan Majapahit , lebih besar dari Madura dan Bali. Oleh karena itulah Blambangan dijadikan tempat bertemu Prabu Hayamwuruk dengan dua kerajaan Majapahit .( Mpu Prapanca dalam Kakawin Nagara Krtagama BAIT 91 ).
Rupanya VOC sengaja menyebar berita bohong , juga cerita sejarah bahwa Blambangan dikuasai oleh Matram .Padahal Mataram terlibat dalam perebutan kekuasaan selama seratus tahun ( sejak masa Amangkurat I sampai dengan Perjanjian Salatiga yang membelah Mataram menjadi menjadi kerajaan kecil Surakarta,Ngajogyakarta, Mangkunegara dan telah kehilangan kekuasaan di pantai utara jawa maupun di Jawa Timur . Mataram pada saat itu malah pernah dikalahkan Trunojoyo , kemudian dikalahkan pasukan Untung Suropati . Dan malahan Amangkurat III , mencari perlindungan pada Suropati. Bagaimana Mataram mampu menguasai Blambangan , sementara Suropati benteng terdepan tak terkalahkan oleh Mataram, yang telah dikuasai Belanda sejak Amangkurat I. Jika benteng Suropati terkalahkanpun , benteng alam berupa gunung yang mengelilingi Blambangan tak mungkin tertundukkan , sementara Mataram tidak pernah memiliki kekuatan Maritim.
Demikian juga Bali telah terbelah menjadi kerajaan kecil , Klungkung, Mengwi , Buleleng , Karangasem dan saling bertempur berebut pangan ( I Made Sudjana MA. Nagari Tawon Madu 60) . Pernyataan bahwa Mengwi pernah menduduki Blambangan , sangat tidak ada bukti nya. Selain itu nama penguasa yang ditunjuk oleh Mengwi untuk memimpin Blambangan , menurut I Made Sudjana berdasar babad Wilis adalah I Gusti Kuta Beda. Nama tersebut tidak mungkin nama orang karena dalam bahasa kuno berarti kota yang ditinggalkan , yang lebih tepat menunjuk kota Inggris yang ditinggalkan Mr Yesse , setelah ditunjuk sebagai residen di Borneo. Babad Wilis ditulis oleh Purasastra , trah Tawangalun . Beliau seorang muslim , yang merasa tertekan harus menulis Babad Wilis. Tulisan itu dibuat karena paksaan seorang adipati untuk memenuhi permintaan VOC dan beliau menyatakan sangat terluka hatinya harus menceritakan kekalahan keluarga Tawangalun. Maka nama penguasa Bali di Blambangan direkayasa, untuk menunjukkan nama itu bohong . Semoga lahir Purasastra , Purasastra muda , yang tidak mau dipaksa oleh siapapun untuk menuliskan sejarah dengan tidak benar.

Kategori:SEJARAH

PROFIL CEO PT TELKOM ARIEF YAHYA: Bisnis Mengalir sampai Jauh (KOMPAS 28 JAN 2013

Februari 3, 2013 1 komentar

•1 Februari 2013 • Tinggalkan Sebuah Komentar (Sunting)

Oleh M Clara Wresti

Belum satu tahun Arief Yahya menjadi Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tepatnya sejak Mei 2012. Namun, bisnis Telkom dan anak perusahaannya terus bermekaran sampai ke luar negeri.Dua pekan lalu, Telkom (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk), dengan anak perusahaannya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) mengembangkan sayapnya ke Timor Leste. Pekan lalu, Telin juga mengembangkan sayap ke Australia. Sejak Oktober 2012 lalu, Telin sudah melayani Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

Sebelum menjadi orang nomor 1 di Telkom, pria kelahiran Banyuwangi, 2 April 1961, ini menduduki jabatan sebagai Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Indonesia semenjak tahun 2005. Ketika duduk di jabatan ini, Arief memperoleh beberapa penghargaan. Antara lain Satyalencana Pembangunan di tahun 2006 atas keberhasilan dalam Peningkatan Pelayanan Prima di Kalimantan dan Jawa Timur dari Presiden RI.

Di tahun yang sama, Arief juga masuk dalam daftar ”25 Business Future Leader” versi majalah Swa. Arief juga terpilih sebagai penerima Economic Challenge Award 2012 kategori Industri Telekomunikasi, penerima Anugerah Business Review 2012 dari majalah Business Review. Terakhir, Arief terpilih sebagai The CEO BUMN Inovatif Terbaik 2012.

Prestasi yang diraih Arief ini juga berbanding dengan prestasi yang diraih Telkom. Pendapatan Telkom sampai dengan September 2012 tercatat sebesar Rp 56,864 triliun. Sedangkan labanya sebesar Rp 14,11 triliun.

Research Analyst PT Deutsche Bank Verdhana Indonesia, Raymond Kosasih, memprediksi harga saham Telkom berpotensi tembus Rp 12.000 per lembar. Pendapatan BUMN telekomunikasi itu hingga akhir tahun 2012 berpotensi mencapai Rp 73,045 triliun, naik 2,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 71,253 triliun. Sedangkan laba bersihnya diproyeksikan meningkat 19,65 persen menjadi Rp 13,12 triliun dibandingkan Rp 10,96 triliun pada tahun 2011.

Di tengah kesibukannya, Arief ternyata juga gemar menyanyi. Ketika peresmian layanan seluler di Timor Leste pada Kamis (17/1) lalu, Arief dengan senang hati tampil ke panggung dan melantunkan lagu masa kini dengan penuh penghayatan.

Di sela-sela peresmian itu, Kompas melakukan wawancara mengenai perkembangan bisnis ke luar negeri.

Strategi apa yang dipakai untuk mengembangkan bisnis ke luar negeri?

Ada dua strategi yang dilakukan. Yakni Business Follows the People dan Business Follows the Money. Untuk yang pertama, di mana ada orang Indonesia, kita pergi ke sana. Layanan di Hongkong kami lakukan karena di sana banyak tenaga kerja Indonesia. Responsnya cukup bagus. Target awal kami memperkirakan akan mendapatkan 20.000 pelanggan. Ternyata kami langsung mendapat 30.000 pelanggan. Jumlahnya terus bertambah, dan kami perkirakan tahun ini akan mencapai 100.000 pelanggan.

Bisnis di Hongkong ini sangat menarik karena belanja pemakaian jasa telekomunikasi rata-rata mereka cukup tinggi, yakni Rp 200.000 per pelanggan.

Layanan kami mendapat respons yang baik karena kami memberikan tarif yang cukup murah. Bahkan lebih murah tarif Hongkong ke Indonesia dari pada tarif dalam negeri. Layanan ini tentu sangat menghibur mereka yang berada di perantauan.

Lalu untuk Business Follows the Money, contohnya adalah layanan call center dan digitalisasi data di Australia. Pendapatan per kapita Australia sudah sangat tinggi yakni 52.000 dollar AS per penduduk. Bandingkan dengan Indonesia yang baru 3.000 dollar AS per penduduk.

Kami tidak memberikan layanan seluler di sana, tetapi kami memberikan servis. Tagline Telkom adalah TIMES, yakni Telecomunication, Information, Media, Entertainment, and Services. Layanan di Australia masuk ke Services. Jadi kami menjadi outsource untuk layanan call center. Semua telepon yang masuk ke call center akan dialihkan ke kami, lalu kami yang menerima di Indonesia. Dari situ lalu kami kirim lagi ke pemilik yang dituju.

Selain itu, kami juga melakukan digitalisasi dokumen untuk mereka. Semuanya kami lakukan di Indonesia. Untuk memasukkan data, tidak perlu bisa bahasa Inggris. Jadi kami menang karena biaya kami lebih murah. Ini sama saja dengan kalau kita beli soto. Di Indonesia harga soto Rp 10.000. Tetapi di Melbourne harganya Rp 100.000. Pertanyaannya, mampu kah kita membuat yang Rp 80.000? Tentu bisa kan, apalagi ditambah dengan servis yang baik.

Untuk strategi mengikuti orang, negara mana lagi yang akan dituju?

Kita tentunya akan pergi ke negara yang banyak orang Indonesia-nya. Mungkin Makau, Taiwan, Arab Saudi, pokoknya yang banyak orang kita.

Untuk Timor Leste, apakah ada layanan lain di luar seluler?

Sebenarnya kami juga mendapat konsesi untuk fix line. Kami bisa buat fix line untuk internet speedy. Tetapi itu nanti saja. Yang penting, kami harus segera mendirikan 110 BTS (base transceiver station) hingga awal April 2013, untuk menjangkau 95 persen wilayah Timor Leste. Di setiap BTS, akan dilengkapi 2G dan 3G sehingga sudah siap jika permintaan servis meningkat.

Berapa investasi di Timor Leste?

Kami memakai nama Telkomcel di sini. Kami mendapatkan kontrak untuk 15 tahun. Untuk tahap awal, dua tahun pertama, kami tanamkan 50 juta dollar AS. Semuanya untuk infrastruktur dan kantor kami, belum termasuk untuk wifi dan kebutuhan bisnis.

Di sini sudah ada operator lain yang sudah cukup lama? Bagaimana Telkomcel bisa memenangkan pasar?

Dengan teknologi yang kami miliki, kami yakin akan bisa memenangi persaingan. Selain itu, jaringan untuk ke Timor Leste bisa kami tarik dari Nusa Tenggara Timur (Timor wilayah Indonesia). Tentu ini menjadi kelebihan yang tidak dimiliki kompetitor.

Berapa target yang dipatok Telkomcel untuk pasar Timor Leste?

Saat ini jumlah penduduk Timor Leste ada 1,2 juta orang. Kira-kira pengguna telepon seluler sekitar 60 persen, atau sekitar 600.000-700.000 pelanggan. Jika kami meningkatkan layanan, kami optimis bisa merebut 60 persen pangsa pasar. Optimisme muncul salah satunya karena average revenue per user di Timor Leste sebesar 10 dollar AS (Rp 98.600). Bandingkan dengan di Indonesia yang hanya Rp 35.000.

Dari bisnis layanan telekomunikasi yang mengalir jauh ke luar negeri, kendala apa yang terbesar?

Setiap bisnis pasti ada kendalanya masing-masing. Tetapi secara umum kendala yang selalu ditemui adalah bahasa. Tidak semua negara tujuan berbahasa Inggris. Oleh karena itu, kami selalu melakukan training untuk mengatasi masalah itu.

Kategori:TOKOH

RAMADHAN TELAH DATANG.

Juli 18, 2012 Tinggalkan komentar
RAudah

Sebelas bulan aku tidak bersamaku
Kukelilingi semua negeri dan kulewati segala musim
Kulewati dataran landai tetapi juga gunung yg tinggi dan lembah yang dalam
Kurengguh dahaga atas kebaikan manusia dan alam
Kunikmati kesulitan dan keganasan dunia
Betapa aku sangat merindukanmu
Aku ingin bersamamu lagi
Mengabarkan betapa Maha Besar Alloh Tuhan sekalian alam
Yang  kasih sayangnya yang tak terbatas
Tetapi betapa semakin sulitnya perjalanan yang harus kamu tempuh
Sementara betapa besar hasratmu bersimpuh dihadapanNYa.
Karena itu aku akan mendampingimu sebulan penuh.
Agar kamu mampu mengendalikan emosimu
Agar kamu mampu menghadapi tantangan hidup yang keras
Agar semakin kuat iman dan taqwamu
Agar semakin kuat baktimu
Pada orangtuamu dan sesama ummatmu.
Kumohon hiasilah bulan ini dengan sujud ditengah malam
Lantunkanlah ayat Tuhan dengan kecintaan yang dalam
Saudaraku , kerjakanlah pintaku
Karena aku sangat menyayangimu dan mencintaimu
Aku tidak mungkin dapat berpisah denganmu
Aku akan selalu bersamamu menghadap Tuhan sekalian alam
Dan aku ingin , kamu bersamamu dalam pelukan SURGANYA.
JANGAN, JANGAN LEWATKAN AJAKANKU
Karena aku tidak pernah tahu , apakah tahun depan aku akan bersamu
Teriring  kasih sayangku ….aku Ramadhanmu.

 

Kategori:SEJARAH

SEJARAH BELANDA ,BUKAN DARI BABAD LONDO (Dimulai dari Genocida diakhiri dengan Amnesia)

Juni 15, 2012 Tinggalkan komentar

 

    • Belanda per 1 Januari 2013, telah menutup museum NUSANTARA (satu satunya di negeri Belanda ) di Delf , karena tidak MAU  menanggungbiaya Rp.1.3 milyard  pertahun , karena krisis keuangan di Belanda.Maka seluruh benda benda sejarah yang dibawa Belanda pun , mati tak berguna. Itulah BELANDA
    • Akhirnya Jepang , meminta maaf atas penjajahan yang dilakukan di China . Maka tinggal Belanda , satu satunya penjajah didunia yang tidak minta maaf, menetapkan visa , izin kerja, pendidikan tak setara terhadap negara jajahan .

     

  • Bukti SEJARAH TAK PERNAH MATI

Leonardo da Vinci, ternyata tidak hanya seorang pelukis yang sangat mumpuni, tetapi juga pemikir  yang menjelajah berbagai bidang . Kedalamannya dalam sejarah terbukti dari wisdom wordnya: Masa depan kita ditentukan oleh pemahaman sejarah kita.
Padahal pemahaman kita tentang sejarah bangsa Indonesia , tidak terlepas dari propaganda Belanda yang dimulai ketika mesin cetak/penerbitan  masuk ke Indonesia  dan  dikuasai oleh Belanda , yang dikenal dengan masa Babad Londo , seperti dikemukakan William H.Frederick, Professor Jurusan Sejarah  Yale university USA  dan Soeri Suroto dosen sejarah UGM…..Secara umum abad ke 19 merupakan zaman yang “kejam” bagi pemikiran sejarah Indonesia , khususnya Jawa( 19)…..yang kemudian kita kenal “babad londo” dimana tokoh yang paling penting ( beradab) adalah Gubernur Jendral Belanda (20)
Para founding fathers negeri ini sebenarnya telah memberikan gambaran yang sebenarnya siapa sebenarnya Belanda, namun sisa sisa Londo yang superior itu masih terlekat dalam benak masyarakat kita. Maka rasanya menarik untuk mengetahui tentang Belanda, dari kaca mata yang lebih luas.
Bekas Jajahan Spanyol
Belanda, di Eropa lebih dikenal  Koninkijk der Nederlander ( Kerajaan tanah rendah),adalah sebuah negara kecil yang daratannya  letaknya  7 m dibawah laut.Untuk mencegah  agar air laut tidak menggenangi tanah tersebut maka dibuatlah bendungan ( Dam) , maka kota besar yang berada di kawasan itu disebut Amsterdam, Rotterdam. Belanda semula dijajah Spanyol. Dalam perang yang berlangsung 80 tahun akhirnya Belamda  berhasil membebaskan diri pada tahun 1568.
Dimulai dengan Genocida di p.Banda
Sebagai jajahan  Spanyol , pelaut Belanda terlibat dalam pencarian rempah rempah ke Nusantara yang dilakukan  pelaut Spanyol Ferdinand de Magelhaens dan Juan Sebastian de Elcano pada tahun 1521. Maka ketika Belanda terbebas dari Spanyol, kemampuan itu tidak disia siakan.Pada tgl 2  April 1595 Belanda  mengirim Cornelis de Houtman menuju Nusantara dan mendarat di Banten pada tahun 1596.Setelah merasakan untung berlimpah dari perdagangan rempah rempah , maka Belanda membentuk badan dagang VOC (Vereenigde Oostinsche Companya), pada 20 Maret 1602 ,meniru  pembentukan The British East India Company ( BEIC) yang telah terbentuk lebih dahulu pada 13 Desember 1600. Tetapi berbeda dengan BEIC , VOC diberi fasilitas fasilitas istimewa , yaitu boleh memiliki tentara, dan menduduki suatu wilayah. Dengan demikian pemerintah Nederland memiliki tanggung jawab atas segala tindakan VOC. Baca selanjutnya…

Kategori:SEJARAH

ANDANG C Y ,PENCIPTA LAGU LUK LUK LUMBU YANG TERLUPAKAN

Agustus 4, 2011 Tinggalkan komentar

SENIMAN  KONDANG LAGU BANYUWANGI

Lagu ciptanya Luk Luk Lumbu menjadi lagu pavorit di paduan suara  ITB, di Singapore ,Jepang ,Hongkong, Taiwan ,Amerika, tetapi sayang , lagu yang bertebaran di You Tube itu , tidak sedikitpun menyebut namanya,dan selalu ditulis tradisional song from Java. Dialah kakek Andang Chatib Yusuf.

Dibawah ini saya copy paste tulisan Hasan Sentot, pemerhati budaya Banyuwangi.

Terlahir dengan nama Andang Chotif Yusuf, pada tanggal 19 Sepetember 1934 di Banyuwangi. Orang tuanya bernama Subandar, sedangkan nama Yusuf di belakang namanya diambil dari nama orang tua angkat yang membesarkannya, yaitu Safi’I Yusuf. Pendidikan terakhir yang pernah ditempuh adalah Sekolah Guru B, pada tahun 1953 di Bondowoso. Waktu masih sekolah Guru, Andang sudah aktif terlibat dalam kegiatan kesenian, antara lain menyutradarai pementasan Drama berjudul Emas Disangka Loyan.

Sebagai lulusan sekolah guru, Andang Cy pernah mengajar di berbagai tempat, antaralain SR (Sekolah Rakyat-sekaranmg SD) Tulangan, Sidoarjo (1953-1959); sebagai Kepala Sekolah di SDN Pondo Nongko I Kecamatan Kabat Banyuwangi (1960-1965). Sebagai seniman, Andang sudah menyukai seni sastra sejak SMP, sejak itu pula Andang sudang menulis Puisi dalam Bahasa Indonesia. Pada tahunh 1960-an, Andang mulai mengarang syair-syair untuk musik Keroncong. Salah satu karya yang terkenal berjudul “Pantai Banyuwangi” dan “Cinta Membara”. Syair tersebut diarasemen oleh teman seangkatannya, Machfud Hariyanto. Baca selanjutnya…
Kategori:TOKOH

DEDDY LUTHAN KADUNG KESEMSEM GANDRUNG WIS

Juli 19, 2011 Tinggalkan komentar

GANDRUNG TH 1920

SIAPA DEDDY LUTHAN.

Nama lengkapnya HENDRAWANTO PANJI AKBAR LUTHAN. Menyimak namanya beliau setidaknya orang Jawa Timur ( Karena pakai Panji) . Menyimak pengetahuannya tentang Gandrung dan cintanya pada kesenian Gandrung, mestinya dia orang Blambangan atau setidaknya pernah  dibesarkan di  BANYUWANGI, ketemu oramgnya , dan bicara dengan bahasa Mentaram yang sempurna ( dakik-dakik), mestinya dia orang Yogja . Tapi sayang dugaan itu salah semua. Beliau lahir di Jakarta  , dari bapak dan ibu Padang, jadi orang Minang se asli aslinya.

MENGAPA  KESENSEM GANDRUNG

Menyelesaikan kuliahnya pada jurusan tari Institute Kesenian Jakarta. Sebagai seniman beliau sudah menjelajah dunia, Asean, Hong Kong, Amerika Serikat, Kanada dan tentu Eropa. Dan telah bersama menari dengan seniman kondang Sardono W.Kusumo’ Farida Feisol, Yulianti Paranti, S.Kardjono, I Wayan Diya, Retno Maruti , juga penari terkenal dari seluruh Nusantara. Adapun garapan tarinya telah mencapai puluhan.

Kecintaan pada tari tradisional daerah , membuat dia bergelut dan mengembara ke berbagai daerah Nusantara, Nias, Dayak Kalimantan, Aceh, Minang , Bali, Jawa timur utamanya Banyuwangi. Begitulah pengembaraannya dan akhirnya kesensem Gandrung Banyuwangi. Seorang kritikus tari Aryo Wisanggeni menulis. Kebudayaan Using /Blambangan yang ‘bukan Jawa”,” bukan Madura”, “bukan Bali” memesona pria kelahiran Bali.Pada tahun 1989 bersama para mahasiswanya, Dedy Luthan, keluar masuk kampung di Banyuwangi, memburu pementasan gandrung pada berbagai hajatan perkawinan di pelosok Blambangan. Berangkat sore pulang subuh. Kecintaanya pada Gandrung menular ke mahasiswanya. Dan Gandrungpun ( Kebudayaan Banyuwangipun ) menjadi  topik  skripsi mahasiswanya di Institute Kesenian Jakarta. Baca selanjutnya…

Kategori:TOKOH