Beranda > BERANDA > I AM PROFESIONAL

I AM PROFESIONAL

Perjalanan selalu memberikan nuansa kehidupan yang baru dan hikmah yang luar biasa.Termasuk dalam perjalanan ini.

”Hikmah adalah makna hakiki yang terkandung dalam sebuah peristiwa “kata P.Palgunadi dalam bukunya “Daun Daun Berserakan’”.

Ketika aku baru beberapa menit duduk di pesawat aku melihat seseorang lebih tua yang  datang  keberatan membawa barang bawaannya. Ternyata dia menghampiri barisanku, dan ketika kulihat dia keberatan menaikkan bawaannya ke bagasi pesawat, aku membantunya menaikkan. Peristiwa kecil ini ternyata membuat dia senang dan menjadi akrab denganku.

Entah apa yang terjadi dengan mukaku,kalau aku pergi keluar negeri ke daerah yg banyak wajah MONGOLID selalu saja aku disangka sebagai BANGSANYA. Diapun menanyakan apakah aku, Tionghua (Sebutan Tionghua untuk Chinese hanya ada di Indonesia .Sebutan itu dari nama organisasi bangsa China di Indonesia Chung Hua Hwee Kwan…..yg berdiri sejak pada zaman perjuangan kemerdekaan China. Utamanya dulu berjoang untuk menyebar luaskan ide  dan pemikiran DR.SUN YAT SEN).

Aku katakan aku Indonesia, diapun tersenyum .kelihatan ada sesuatu yang sangat dikenangnya. “Indonesia yang indah” katanya.

Dari pembicaraan yang tak tentu arah itu, akhirnya aku tahu,bahwa keluarganya dipulangkan ke China oleh pemerintah Indonesia dalam rangka pelaksanaan P.P 10 di zaman Bung Karno.

Mereka tidak betah tinggal di China kemudian berimigrasi ke Amerika Serikat dan menjadi warga negara Amerika Serikat. Tetapi keluarga ini sulit melupakan Indonesia karena kakek dan neneknya dikubur di Indonesia.Maka setiap ada kesempatan libur selalu digunakan ke Indonesia,berkunjung ke makam kakek dan neneknya atau  bertemu dengan kawan lamanya dan sambil memborong masakan-masakan  dan oleh2-oleh dari Indonesia .

Dia perlukan membawa oleh-oleh  banyak sekali. Selain yang dibawa ke tempat penumpang , dia juga membawa yang dibagasi pesawat.

Masakan Indonesia enak dan murah,dan semua tetangga dan keluarganya menyenangi,katanya.Dan salah satunya .adalah dendeng babi yg paling enak didunia.

Ketika aku terbengong bengong  mendengar dendeng  babi  yang paling enak didunia itu ,ada di Indonesia, diapun memberitahu  bahwa dia telah berkeliling dunia dan telah menyantap makanan ini.mulai China town di kota besar Amerika, Eropa,di Main Land( China),Taiwan ,Hong Kong apalagi Singapore.

Tidak ada dendeng babi seenak dendeng babi dari Indonesia. OOO my GOD.

Ketika mendengar penjelasannya aku bingung apa yang harus aku tanyakan. Kalau aku tanyakan bagaimana enaknya dendeng daging babi indonesia, aku sulit mencernakan karena selama hidupku aku belum pernah menyantap daging babi.

Maka sambil terkekeh mendengar cerita daging babi itu, aku spontan menanyakan bagaimana dia bisa multi kebangsaan itu dan berkeliling dunia.

Jawabannya sungguh mengejutkan; I am teacher . What……Sekali lagi aku  terbengong bengong  mendengar jawabannya dan diapun segera menambahi ; I am teacher , I am Professional.

Diapun menceritakan ,dengan keahlian mengajar itulah dia telah mengajar di Amerika , Inggris, Taiwan ,China, Hong Kong dan sekarang di Singapore.

Kupikir barangkali inilah yang dimaksud oleh Pak.Palgunadi dalam ceramahnya di acara Profesional Development Programe sekolah Bina Insani Bogor dan dalam bukunya Daun-daun  Berserakan, berpikir sederhana tetapi mendalam ,dan membangun kepribadian mulia dengan M.A.G.I.C       (MANNER,ADVOCATE,GROW,INVOLVE,COMMENTARY) sehingga  menjadi magnit dimanapun berada.

Sungguh perjalanan Jakarta Singapore kali ini, luar biasa , tidak satu detikpun terlewat dengan percuma.Meskipun umurku hampir sama dengan dia, aku seperti seorang murid yang mendengarkan pelajaran dari pak guru.

Dengan  Professional (Guru)  ,seorang Chinese ,lahir dan dibesarkan di Indonesia,menjadi warga Negara Amerika Serikat, menjadi Permanent Resident Singapore, berkeliling dunia, dan tidak dapat melupakan Indonesia.

Sampai di Changi Airport kamipun berpisah .

Ooooo Tuhan ternyata aku belum berkenalan  dengan dia.

(Dalam perjalanan ke apartement anakku,kulihat taman yg indah,tetapi juga daun2 yang berserakan.Daun2 itu tak pernah dibicarakan,tetapi rela menjadi pupuk bagi  tumbuhnya pohon2 muda yg asri dikemudian hari. Terima kasih Pak.Palgunadi untuk pencerahannya )

Kategori:BERANDA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: